Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan Papandayan Meningkat

Ahad 16 Jun 2019 16:50 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Gita Amanda

Kawah Gunung Papandayan

Kawah Gunung Papandayan

Foto: ANTARA
Wisatawan yang datang ke TWA Gunung Papandayan berkisar antara 1.500-1.700 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, selama libur Lebaran mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Direktur PT Alam Indah Lestari, selaku pengelola TWA Gunung Papandayan, Tri Persada mengatakan, kunjungan wisata ketempatnya diperkirakan meningkat sekitar dua persen dibanding libur Lebaran tahun 2018.

Ia mengatakan, selama musim libur Lebaran, wisatawan yang datang ke TWA Gunung Papandayan berkisar antara 1.500 hingga 1.700 orang per hari. Angka itu juga meningkat 30 persen dibanding hari biasanya. "Kalau hari ini sudah berkurang karena libur rata-rata sudab selesai. Kemarin terakhir tinggi," kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (16/6).

Menurut dia, peningkatan kunjungan wisatawan itu disebabkan banyak orang yang baru tahu keberadaan TWA Gunung Papandayan. Karena itu, banyak wisatawan yang hendak melepaskan rasa ingin tahunya pada momen Lebaran.

Meski saat ini saat ini kunjungan wisatawan sudah relatif menurun dibandingkan libur Lenaran, Tri menegaskan,  TWA Gunung Papandayan akan tetap buka me depannya. "Kita akan terus buka. Kita kan dituntut negara memberikan PNBP sebanyaknya," kata dia.

Terkait ramainya peralihan status cagar alam menjadi TWA di Gunung Papandayan, Tri mengatakan, hal itu tak akan mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke Papandayan. Lagi pula, status TWA Gunung Papandayan sudah diberikan sejak lama.

"Areal di Papandayan ada ratusan hektare, kalau yang dikelola PT AIL hanya sekitar 96 hektare. Jadi tak ada pengaruh. Cagar alam akan tetap kita jaga terus," kata dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA