Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Sidang MK, TKN Hadirkan Erick Thohir Hingga Sekjen PDIP

Kamis 13 Jun 2019 21:39 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Tim Hukum TKN Yusril Ihza Mahendra usai menyerahkan jawaban terkait sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6).

Ketua Tim Hukum TKN Yusril Ihza Mahendra usai menyerahkan jawaban terkait sengketa Pemilihan Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
TKN akan menghadirkan 33 orang advokat dan 29 orang tim pendamping di sidang MK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Hukum TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengatakan pasangan Jokowi-Maruf Amin belum dipastikan bisa hadir dalam sidang perdana gugatan perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres pada Jumat (16/4) besok.  Namun, TKN akan menghadirkan sebanyak 33 advokat dan 29 orang tim pendamping dalam sidang yang dimulai pukul 09.00 WIB itu. 

Baca Juga

"Paslon belum ada kepastian sampai hari ini, maksudnya Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin ya Tetapi yang pasti hadir adalah para advokat yang menangani perkara ini," ujar Yusril kepada wartawan di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Yusril mengungkapkan ada 33 orang advokat yang siap hadir. Namun, karena kapasitas ruang sidang MK dibatasi hanya 15 kursi untuk para advokat, maka mereka akan masuk secara bergantian.  Untuk tiap-tiap kesempatan, ada juru bicara (juru bicara) yang akan mewakili para advokat yang berada di dalam ruangan. Adapun juru bicara yang ditunjuk adalah I Wayan Sudirta,  Luhut Pangaribuan dan Yusril Ihza Mahendra sendiri. 

"Bukan berarti anggota tim advokat lain tidak bisa bicara, nanti ada kesempatannya. Kesepakatan untuk sidang perdana itu telah disepakati tiga jubir taei," jelasnya.

Selain tim advokat, TKN juga siap menghadirkan tim pendamping sebanyak 29 orang.  Mereka terdiri dari para sekretaris jenderal (sekjen) koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dan tim hukum TKN.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan mengatakan tugas para pendamping adalah memberikan informasi kepada tim kuasa hukum terkait persoalan yang ada. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan panitera MK. Hasilnya, tim pendamping boleh masuk ke ruang sidang secara bergantian sebagaimana kapasitas tempat duduk yang disediakan. 

"Namun, status tim pendamping ini pasif. Tidak bisa memberikan keterangan. Berarti nanti masukan dari mereka bisa disampaikan di luar persidangan dan secara internal kepada tim kuasa hukum," tegasnya. 

Dari ke-29 nama tim pendamping,  Ketua TKN Erick Thohir, Hasto Kristiyanto, Arsul Sani,  Lodewick Frederick dipastikan akan hadir di MK. Selain mereka, ada nama-nama lain seperti Lukman Edy,  Juri Ardiantoro dan Trimedya Pandjaitan juga akan hadir.

Berikut Daftar Nama Pendamping dari TKN

1. Erick Tohir
2. Hasto Kristiyanto
3. Arsul Sani
4. Lodewijk Freidrich Paulus
5. Johnny G Plate
6. Abdul Kadir Karding
7. Herry Lontung Siregar
8. Raja Juli Antoni
9. Ahmad Rofiq
10. Afriansyah Ferry Noer
11. Verry Surya Hendrawan
12. Trimedya Panjaitan
13. Arif Wibowo
14. Juri Ardiantoro
15. Nelson Simanjutak
16. I Gusti Putu Artha
17. Arteria Dahlan
18. Dewi Kamaratih
19. Lukman Edy
20. M Toha
21. Erlinda
22. Regynaldo Sultan
23. Hendra Setiawan
24. Rony Pahala
25. Tuan Naik Stepen
26. Ardicka Dwiky Shaputra
27. Ronald Pangaribuan
28. Lambok Malau Guming
29. Tony Hendrico Sianipar

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA