Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Haedar Nashir Ajak Umat Semakin Bertakwa Usai Ramadhan

Senin 17 Jun 2019 14:41 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Hasanul Rizqa

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Foto: Dokumen.
Haedar Nashir menyampaikan pesan tentang takwa usai Ramadhan di acara halalbihalal

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Ketua Umum PP Muhammadiyah mengikuti acara halalbihalal di Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kesempatan ini, Haedar Nashir memberi pesan khusus.

Baca Juga

Bagi dia, spirit pencerahan tak lepas dari konteks bulan suci Ramadhan yang belum lama berlalu. Melalui Ramadhan, kehidupan seorang Muslim hendaknya semakin baik.

Haedar menilai, puasa dapat membongkar seluruh kemapanan di dalam diri. Tujuannya tidak lain untuk muhasabah. Adapun bagi hubungan sosial, orang-orang yang berpuasa dapat menumbuhkan karakteristik takwa.

"Setelah puasa, kita terus melakukan kapitalisasi diri untuk semakin bertakwa," kata Haedar Nashir di Hall Baroroh Kampus Unisa, Senin (17/6).

Dia menekankan, momen puasa yang telah lewat harus menjadi penggerak transformasi kehidupan, yakni dari yang biasa menjadi luar biasa. Itu pula yang senantiasa dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Puasa tidak hanya bisa menahan diri dari makan dan minum, tapi juga memurnikan jiwa, pikiran dan tindakan. "Dari situ, tinggal diaktualisasikan dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Haedar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini berpesan agar kampus ini dapat menggali sejarah besar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Di antaranya, mengembangkan ekosistem perguruan tinggi dunia Islam. Menurut Siti, Muhammadiyah dan Aisyiyah hingga kini terus berada dalam jalur yang benar (on the right track).

"Sudah on the right track memperjuangkan dan ingin berkiprah, bagaimana perempuan membawa dunia menjadi dunia yang berkemajuan dan mencerahkan," kata Noor.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA