Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Massa Rompi Kuning Menggelar Aksi di Patung Kuda

Selasa 18 Jun 2019 11:21 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Teguh Firmansyah

Massa aksi yang tergabung dalam alumni keluarga besar Universitas Indonesia (UI) di patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).

Massa aksi yang tergabung dalam alumni keluarga besar Universitas Indonesia (UI) di patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).

Foto: Flori Sidebang
Massa memberi dukungan moril terhadap para hakim MK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa aksi yang tergabung dalam ikatan alumni keluarga besar Universitas Indonesia (UI) dan Komunitas Indonesia Berdaulat (Kibar) kembali menggelar unjuk rasa di sekitar patung kuda Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (18/6). Massa terlihat mulai berkumpul sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga

Massa yang mayoritas menggunakan rompi berwarna kuning ini membawa dua ondel-ondel sembari menyanyikan beberapa lagu nasional. Seperti Tanah Airku, dan Maju Tak Gentar.

Andri selaku koordinator massa dari ikatan alumni keluarga besar UI mengatakan, aksi ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang lanjutan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Sehingga hakim MK dapat berlaku adil, jujur, dan transparan.

"Kami datang ke sini, ikatan alumni keluarga besar UI hanya ingin menuntut keadilan, kejujuran, dan memberikan dukungan moral kepada hakim MK untuk berlaku adil, jujur, transparan, terbuka. Sehingga kita bisa mendapatkan putusan yang betul-betul berpihak pada rakyat," kata Andri saat di lokasi.

Ia menyebut, keputusan hakim MK kali ini sangat penting bagi Indonesia. Sebab, menurut dia, keputusan MK nantinya akan menentukan bagaimana masa depan Indonesia.

Andri juga menambahkan, aksi ini bukanlah bentuk provokatif. "Ini aspirasi kita, kita tidak macam-macam, demo ini bukan provokatif, demo ini untuk menuntut kejujuran. Nanti sore kita bubar," ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA