Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Jumat, 22 Zulhijjah 1440 / 23 Agustus 2019

Infrastruktur Kabupaten Bekasi Rusak, Emil Pilih Bungkam

Jumat 21 Jun 2019 06:15 WIB

Rep: Febryan A./ Red: Ani Nursalikah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Foto: Republika/Edi Yusuf
Jalan di Muaragembong dan Babelan Bekasi rusak parah.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil memilih bungkam ketika ditanya perihal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi. Ia hanya melemparkan senyum sembari berlalu.

Baca Juga

Hal ini ditanyakan ketika dia menghadiri pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (20/6). Pembangunan infrastruktur yang ditanyakan awak media adalah pembangunan di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Salah satu wilayah terluar di Jawa Barat itu kondisinya terbilang parah, seperti adanya sekolah yang rusak, jalan yang hancur dan abrasi yang telah melenyapkan satu perkampungan warga.

Pembangunan infrastruktur lainnya yang ditanyakan awak media adalah perbaikan jalan yang hancur selama bertahun-tahun di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Emil itu ketika ditanya awak media perihal dua wilayah tersebut hanya berlalu tanpa memberikan komentar sedikit pun.

Padahal ia pada pekan lalu menulis di akun Instagram resminya tentang dua wilayah tersebut. Ketika itu, ia menggunggah foto pelantikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan menulis caption agar bupati baru itu memperhatikan Kecamatan Babelan dan Muaragembong.

Awak media terus berupaya mendapatkan tanggapan Emil tentang dua wilayah tersebut. Tapi ia memilih segera meninggalkan lokasi sembari melemparkan senyum ketika hendak menaiki mobil.

"Sudah-sudah," kata pengawalnya sembari menghalangi awak media mendekati mantan wali kota Bandung itu.

Terpisah, salah seorang warga Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Amarulah (28 tahun) mengatakan, kerusakan jalan di wilayah setempat telah terjadi selama tiga tahun. “Kondisinya memprihatinkan, harus bisa segera diperbaiki,” kata dia, Kamis (20/6)

Dirinya berharap agar terkait segera melakukan perbaikan. “Intinya warga berharap agar jalan segera diperbaiki supaya aktivitas warga lancar,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA