Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Anies Jawab Sindiran Mendagri Soal Wagub

Sabtu 22 Jun 2019 17:46 WIB

Rep: Febriyan/ Red: Muhammad Hafil

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Terowongan Jalan Kendal saat berlangsungnya kegiatan mural menyambut HUT ke-492 DKI Jakarta, Jumat (21/6).

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Terowongan Jalan Kendal saat berlangsungnya kegiatan mural menyambut HUT ke-492 DKI Jakarta, Jumat (21/6).

Foto: Republika/Mimi Kartika
Kursi wagub DKI kosong sejak 10 bulan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, memberikan tanggapan atas sindirian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo perihal kursi wakil gubernur (wagub) yang masih kosong. Anies mengaku sedang menunggu DPRD memutuskan nama wagub pengganti Sandiaga Uno itu.

"Kita tunggu dewan melakukan sidang. Untuk namanya sudah disampaikan beberapa bulan yang lalu, mudah-mudahan mereka segera DPRD segera bersidang," kata Anies ketika ditemui usai menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta dalam rangka HUT ke-492 DKI Jakarta, Sabtu (22/6).

Kursi Wagub DKI kosong sejak 10 Agustus 2018 lalu. Ketika itu Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri karena hendak mencalonkan diri dalam Pilpres 2019 bersama Parabowo Subianto. Kini sudah 10 bulan kursi wagub itu kosong.

Adapun nama Cawagub DKI Jakarta yang telah diusulkan Anies adalah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto. Keduanya merupakan rekomendasi partai Anis-Sandi di Pilkada 2017 lalu, yakni PKS dan Gerindra.

"Dari (hasil) sidang itu nanti, saya siap bersama siapapun yang dipilih," ucap Anies.

Meski tanpa wagub selama 10 bulan terakhir, Anies mengaku tak menghadapi kendala berarti dalam menjalan roda pemerintahan. Ia mengaku hanya kesulitan ketika harus mengahadiri undangan dari berbagai pihak.

"Yang terutama menantang itu adalah undangan acara. Misal tadi pagi ada acara presiden pergi ke Thailand, protokolnya gubernur harus melepas presiden kalau pergi ke luar negeri. Nah kalau ada wakil itu bisa wakilnya dikirim untuk upacara. Kalau sekarang enggak ada wakil ya enggak bisa," papar Anies.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Mendagri Tjahjo Kumolo sempat menyinggung kekosongan kursi Wagub DKI Jakarta dalam sambutannya di Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta dalam rangka HUT ke-492 DKI Jakarta. Tjahjo pun meminta DPRD agar segera memutuskan nama wagub untuk mendapingi Anies.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA