Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Angkot Tabrak Beberapa Kendaraan di Tasikmalaya

Ahad 23 Jun 2019 23:45 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ilustrasi Tabrakan Mobil

Ilustrasi Tabrakan Mobil

Foto: pixabay
Angkutan kota kabur setelah menabrak mobil dan motor di jalan SL Tobing Tasikmalaya

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Sebuah angkutan kota (angkot) 04 trayek Terminal Pancasila-Cikadondong, Kota Tasikmalaya, menabrak beberapa kendaraan di Jalan SL Tobing, Ahad (23/6). Setelah menabrak, sopir justru melarikan diri membawa angkotnya dengan kecepatan tinggi.

Salah satu saksi mata, Arival Nur Miswanda (21 tahun) mengatakan, angkot berplat nomor Z 1942 KA oti awalnya menabrak sebuah mobil Daihatsu Ayla yang ditumpangi beberapa orang. Setelah menabrak, sopir justru melarikan diri.

Saat pelarian itu, sopir angkot kembali menabrak dua pengendara motor yang masing-masing berboncengan. "Sopir masih kabur. Lumayan kenceng," kata lelaki yang ikut mengejar angkot itu, Ahad (23/6) sore.

Ia melanjutkan, setelah menabrak dua pengendara motor, sopir angkot kembali menabrak sopir ojek daring dan seorang warga yang mengendarai motor. Akhirnya, sopir berhasil ditahan oleh warga yang mengejar.

"Tadinya sempat mau lari lagi, tapi nggak bisa," kata dia.

Menurut dia, saat ditangkap warga sopir angkot tak melakukan perlawanan, melainkan hanya diam. Sopir angkot, kata dia, telah berusia lanjut sekitar 50 tahun.

"Kita tanyain, dia katanya nggak mabuk. Tapi keliatan mukanya panik," kata dia.

Salah satu korban yang tertabrak, Yayan Sopian (57), mengatakan saat sedang berkendara motor, tiba-tiba ada mobil yang menabraknya dari belakang. Ia mengaku tak sempat melihat mobil tersebut karena langsung kabur. 

"Saya nggak mikirin yang nabrak, langsung pikirin cucu saya," kata lelaki yang memboncengi istri dan cucunya itu.

Akibat kejadian itu, beberapa korban mengalami luka. Korban seluruhnya telah dibawa ke rumah sakit. Sementara sopir dan angkotnya dibawa oleh polisi yang datang belakangan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA