Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

SBY: Saya Masih Menata Hati

Rabu 26 Jun 2019 18:29 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla usai menyambangi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Rabu (26/6).

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla usai menyambangi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Rabu (26/6).

Foto: Dok Setwapres
SBY dan JK bertemu di Cikeas mengenang masa-masa di pemerintahan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku saat ini belum ingin membicarakan persoalan politik. SBY jh Herawati atau Ani Yudhoyono.

"Tidak (mau bicarakan politik), saya masih menata hati ya, melalui hari-hari yang berat ini," ujar SBY usai disambangi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kediamannya, Cikeas, Bogor, Rabu (26/6).

Karena itu, dalam pertemuan dengan JK hari ini di rumahnya, SBY mengaku hanya mengenang saat bersama-sama JK di pemerintahan. Ia juga tidak membahas sama sekali persoalan politik. "Saya berbincang-bincang dengan sahabat saya, Pak Jusuf Kalla tadi pernah berjuang kemana-mana mengatasi banyak masalah di negeri ini berdua," ujar SBY.

photo
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla usai menyambangi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Rabu (26/6).
Selain itu, SBY juga mengungkap perjuangannya dengan JK beserta istri masing-masing, Ani Yudhoyono dan Mufidah Jusuf Kalla. Menurutnya, kedua sosok tersebut selalu bersama untuk memajukan bangsa dengan kegiatan-kegiatan sosial.

"Ibu Ida Jusuf Kalla dan almarhumah (Ani Yudhoyono) juga sering bersama-sama. Saya bilang, Pak JK kita dulu sering turun ke daerah mengatasi bencana, mengatasi krisis BBM, ekonomi dkk. Istri-istri kita melakukan kegiatan untuk mengembangkan handcraft, kerajinan tangan, hal-hal yang berkaitan dengan sosial," kata SBY.

Senada dengan SBY, JK pun membantah ada kepentingan politik dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan murni untuk silaturahmi sekaligus belasungkawa kepada SBY pasca kepergian Ani Yudhoyono. "Tidak, tidak berbicara politik," kata JK.

Hari ini, JK menyambangi SBY di Cikeas, Bogor. Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 30 menit tersebut silaturahmi sekaligus belasungkawa usai JK menjalani pemulihan pasca sakit karena gangguan usus.

Saat itu, JK berhalangan untuk bertakziyah saat ibu negara keenam Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono meninggal dunia pada 1 Juni lalu.

"(Saya) datang untuk bersilaturahmi dan menyampaikan sekali lagi duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Ani. Saya baru datang karena juga sempat istirahat di rumah sakit sekaligus 10 hari, jadi baru sempat ke sini," kata JK.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA