Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

PPDB Zonasi di Purwakarta Buat Kepsek Bisa Tidur Nyenyak

Rabu 26 Jun 2019 18:06 WIB

Rep: ita Nina Winarsih/ Red: Indira Rezkisari

Lurah Cisereuh, Kabupateb Purwakarat, Yai Uun Khaerun, saat mendapat penjelasan dari pantia PPDB SMPN 5 Purwakarta

Lurah Cisereuh, Kabupateb Purwakarat, Yai Uun Khaerun, saat mendapat penjelasan dari pantia PPDB SMPN 5 Purwakarta

Foto: Dok SMPN 5/Ita Nina Winarsih
Sistem zonasi PPBD yang transparan membuat Kepsek tidak terbebani titipan.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, mencatat, pada umumnya prosesi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2019 berjalan dengan aman dan tertib. Bahkan, banyak laporan jika PPDB dengan sistem zonasi ini membuat kepala sekolah bisa tidur dengan nyenyak. Alasannya PPDB berlangsung secara transparan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, mengatakan, berdasarkan hasil monitoring ke semua sekolah, mayoritas kepala sekolah melaporkan jika PPDB tahun ini membuat tenang. Tidak ada lagi pihak yang menitipkan anak untuk sekolah, dan lainnya.

Apalagi, PPDB ini berlangsung secara transparan dan dipantau oleh semua pihak.

"Secara keseluruhan tak ada masalah yang krusial dengan PPDB tahun ini. Yang ada, para kepsek bisa tidur nyenyak," ujar Purwanto sambil berseloroh, Rabu (26/6).

Menurutnya, lulusan SD negeri di Purwakarta ini lebih dari 17 ribu pelajar. Sedangkan, daya tampung SMP negeri, mencapai 16.500 bangku. Dengan demikian, asumsinya ada 500 pelajar SD yang tak bisa diterima di SMP negeri.

Akan tetapi, mereka tetap akan diproyeksikan untuk sekolah, seperti di MTS negeri, MTS swasta, SMP swasta ataupun pondok pesantren. Dengan begitu, diharapkan seluruh pelajar SD ini bisa melanjutkan pendidikanya ke jenjang yang lebih tinggi.

Purwanto mengaku, dari 10 SMP negeri yang ada di wilayahnya, yang paling banyak peminatnya, yaitu SMPN 3, SMPN 1 dan SMPN 5.

Sekolah yang saat ini masih sepi peminat, yaitu SMPN 10 Purwakarta. Akan tetapi, lanjut Purwanto, pihaknya sangat optimistis jika seluruh SMP negeri ini bisa terisi sesuai dengan kuota masing-masing. Termasuk, SMPN 10 Purwakarta.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA