Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

KPU: Jokowi Presiden Terpilih, Belum Terlantik

Senin 01 Jul 2019 09:40 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin

Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin

Foto: ANTARA/PUSPA PERWITASARI
Pelantikan Jokowi-Maruf Amin direncanakan pada 20 Oktober mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat ini berstatus sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.  Pelantikan keduanya baru dijadwalkan pada 20 Oktober 2019.

"Sekarang beliau adalah presiden dan wakil presiden terpilih. Artinya kurang terlantik.  Sudah terpilih tetapi belum terlantik.  Nanti akan dilantik pada 20 Oktober mendatang," ujar Wahyu ketika dijumpai wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat (1/7).

Wahyu melanjutkan, saat ini tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah selesai.  Saat ini KPU sudah menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih. "Setelah pleno penetapan presiden dan wakil Presiden terpilih, maka rangkaian tahapan pilpres pada Pemilu 2019 di level KPU sudah selesai."

Wahyu melanjutkan, masih ada satu tahapan lagi yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024. Namun, tahapan itu tidak akan diselenggarakan oleh KPU. 

"Itu (pelantikan) masih masuk tahapan pemilu, tapi dilaksanakan oleh MPR. Nanti kami berkoordinasi antara KPU dan MPR.  MPR yang melantik, kami hanya berkoordinasi, " tutur Wahyu. 

Sementara itu, sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan capres-cawapres terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.  Tjahjo memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan pengawas pemilu yang mampu menggelar pilpres 2019 secara cukup kondusif. 

"Nanti akan disiapkan setelah ini pelantikan (Presiden-Wakil Presiden) pada 20 Oktober 2019, ini suatu hal yang kosntitusional," ujar Tjahjo kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng,  Jakarta Pusat, Ahad (30/6).


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA