Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Bupati Jepara Didakwa Suap Hakim Lasito

Selasa 02 Jul 2019 15:41 WIB

Red: Andri Saubani

Bupati nonaktif Jepara Ahmad Marzuki bersiap menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Bupati nonaktif Jepara Ahmad Marzuki bersiap menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi hari ini menjalani sidang dakwaan di PN Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bupati Jepara Ahmad Marzuqi didakwa menyuap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang Lasito agar permohonan praperadilan tentang pembatalan penetapan tersangka atas dirinya dikabulkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ariawan Agustiartono di Semarang, Selasa (2/7), mengatakan, Marzuqi didakwa memberikan uang dalam bentuk rupiah dan dolar yang diberikan secara bertahap.

Marzuqi memberikan uang Rp 500 juta dan Rp 218 juta dalam bentuk dolar AS. Uang suap yang sudah disepakati besarannya tersebut selanjutnya diserahkan di rumah Lasito di Laweyan, Kota Surakarta pada 12 November 2018.

Sehari setelah pemberian uang itu, Hakim Lasito memutus permohonan praperadilan Marzuqi yang pada pokoknya pengabulkan permohonan pembatalan penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana bantuan partai politik Kabupaten Jepara. "Terdakwa sempat berkonsultasi drngan Agus Sutisna dan Purwono Edi Santoso tentang pengajuan permohonan prapreadilan tersebut," katanya dalam sidang yang dipimpin hakim ketua Aloysius Bayu Priharnoto itu.

Terdakwa dijerat secara kumulatif dengan Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Atas dakwaan tersebut, terdakwa Lasito tidak akan mengajukan tanggapan (eksepsi) dan meminta sidang langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA