Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Nyaman Parkir dan Berbelanja di Pasar Kramat Jati

Rabu 03 Jul 2019 06:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Aktivitas transaksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Aktivitas transaksi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Foto: Imas Damayanti
Pasar Kramat Jati rampung direvitalisasi pada Mei 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Area parkir Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi salah satu fasilitas yang diapresiasi pengunjung pasar saat datang berbelanja. "Parkirnya mudah dan berada di dalam area pasar langsung. Jadi tidak repot cari parkir seperti di pasar tradisional pada umumnya," kata seorang pengunjung asal Pondok Gede, Bemi, saat dijumpai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/7).

Menurut Bemi, kenyamanan parkir menjadi salah satu alasan dirinya senang berbelanja ke pasar tersebut. Biaya parkir Rp 4.000 per jam untuk mobil baginya tidak menjadi masalah.

"Saya kalau ke pasar biasanya juga tidak lama-lama, hanya masuk, beli, lalu berangkat lagi. Ini kan juga resmi ya jadi tidak ada pungutan liar," katanya.

Menurut pantauan Antara, suasana Pasar Kramat Jati pada Selasa petang masih cukup ramai. Di area parkir yang tersedia di depan pintu masuk pasar, sejumlah mobil masih terparkir memenuhi sebagian area yang telah disediakan.

Menurut petugas parkir setempat, area parkir mobil biasanya lebih ramai saat pagi hari. "Kalau sore memang agak lebih sepi karena pasar tutup pukul lima," katanya.

Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur rampung direvitalisasi pada Mei 2018 setelah melalui proses selama kurang lebih tiga tahun mulai 2015. Kini, tampilan Pasar Kramat Jati jauh berbeda dari pasar tradisional pada umumnya.

Setiap penjual memiliki area kios atau los masing-masing dan tertata dengan rapi. Tak ada bau menyengat khas pasar tradisional ataupun lantai yang becek.

Di dalam revitalisasi pasar tersebut dilakukan sejumlah perbaikan seperti penguatan pondasi jembatan penghubung, cor parkiran, penggantian plafon, pengecatan dan perbaikan saluran air. Selain perbaikan juga dilakukan pembangunan toilet berstandar A, pembangunan masjid, pembangunan pos keamanan, dan perbaikan kantor pengelola.

Pasar UPB Kramat Jati sendiri berdiri di lahan seluas 18.715 meter persegi. Sedangkan bangunan dan sarana pendukung seluas 27.874 meter persegi. Untuk tempat usaha ada 1.800 yang terdiri dari 1.509 kios dan 291 los.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA