Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Distan Kota Cimahi Salurkan Benih Padi Tahan Kekeringan

Kamis 11 Jul 2019 13:23 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Christiyaningsih

Sejumlah buruh petani tengah menanam benih padi disawahnya, Jalan Rancasagatan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (21/12)

Sejumlah buruh petani tengah menanam benih padi disawahnya, Jalan Rancasagatan, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (21/12)

Foto: Mahmud Muhyidin
Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menyalurkan satu ton benih padi inpago

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi menyalurkan satu ton benih padi inpago yang tahan lama terhadap kekeringan kepada kelompok tani. Benih tersebut sudah diberikan kepada penyuluh pertanian yang selanjutnya akan diserahkan kepada kelompok tani yang ada di Kota Cimahi.

Baca Juga

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari, mengatakan penyaluran benih-benih tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para petani. Semua benih akan disalurkan ke setiap kelurahan yang ada di Kota Cimahi.

"Benih diserahkan ke kelompok tani, penyuluh pertanian yang serah terima," ujarnya, Kamis (11/7). Menurutnya, kurang lebih total keseluruhan 800 kilogram siap ditanam oleh petani.

Sisa 200 kilogram masih berada di lumbung dan direncanakan akan diserahkan ke Kelompok Tani Utama Cerdas, Kelurahan Utama. Ia mengatakan bagi sawah yang mengalami kekeringan harus menunggu hujan datang. Sebab proses pertumbuhan tetap membutuhkan air. Meski tahan terhadap kekeringan namun pertumbuhan padi inpago tetap memerlukan air.

Hanya saja menurutnya daya tahan terhadap kekeringannya lama dibandingkan padi infari. "Daya tahannya kurang lebih satu tahun," ungkapnya.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cimahi Utara Rani Kurniati mengatakan penanaman padi baru di Pasir Kiara akan dilakukan jika pada Juli atau Agustus terdapat hujan. Sedangkan di Citeureup pada musim tanam berlangsung April-September.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA