Sabtu, 17 Zulqaidah 1440 / 20 Juli 2019

Sabtu, 17 Zulqaidah 1440 / 20 Juli 2019

LRT Jakarta Angkut 211 Ribu Penumpang Saat Uji Publik

Jumat 12 Jul 2019 04:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Sejumlah warga mengikuti uji coba publik pengoperasian Light Rail Transit (LRT) fase I rute Kelapa Gading-Velodrome di Jakarta, Selasa(11/6).

Sejumlah warga mengikuti uji coba publik pengoperasian Light Rail Transit (LRT) fase I rute Kelapa Gading-Velodrome di Jakarta, Selasa(11/6).

Foto: Republika/Prayogi
Saat ini, LRT yang dioperasikan untuk uji publik belum dikenakan tarif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta mengatakan sudah mengangkut penumpang sebanyak 211 ribu lebih sejak dilakukan uji publik pada 10 Juni 2019. "Saat akhir pekan jumlah penumpang sempat mencapai 12 ribu, hari kerja rata-rata 8.000 penumpang. Total mulai dari 11 Juni sampai 10 Juli sudah mencapai 211 ribu lebih penumpang," kata Corporate Communication PT LRT Jakarta Melisa Suciati, Kamis (11/7).

Saat ini, LRT yang dioperasikan untuk uji publik belum dikenakan tarif. Ia yakin moda transportasi ini mampu jadi pilihan masyarakat.

Baca Juga

Apalagi kapasitas LRT yang mampu memuat banyak penumpang dengan jumlah yang lumayan besar. "Untuk kemampuan kami dari jam operasi 05.30 WIB sampai 23.00 WIB kurang lebih ada sekitar 240 trip kemampuan maksimal penumpang. Kalau satu trainset itu satu penumpang 270 penumpang berarti satu hari bisa mengangkut sampai 14 ribu orang," katanya.

Saat ini fisik pembangunan LRT sudah selesai. Namun, khusus untuk Stasiun Pegangsaan Dua, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melaporkan pembangunan telah mencapai 98 persen.

Selain itu, jembatan layang (skybridge) yang menghubungkan Stasiun Velodrome LRT dengan halte busway Pemuda Rawamangun juga telah selesai dibangun. Namun, jembatan tersebut belum resmi dibuka untuk umum karena perpanjangan halte belum selesai.

PT LRT Jakarta telah menetapkan tarif flat sebesar Rp 5.000 untuk layanan koridor Kelapa Gading-Velodrome. Penetapan tarif itu diatur berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 34/2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA