Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Emil: Kawasan Bisnis Tugu Koperasi Dibangun Tahun 2020

Jumat 12 Jul 2019 22:21 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/7).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/7).

Foto: Republika/Bayu Adji P
Ridwan Kamil sebut dana pembangunan kawasan bisnis Tugu Koperasi capai Rp 200 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID, Tugu Koperasi Tasikmalaya Dibangun Kembali Tahun Depan

TASIKMALAYA -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil telah menyerahkan desain Kawasan Bisnis Tugu Koperasi yang akan dibangun di Kota Tasikmalaya. Tempat yang menjadi saksi sejarah terbentuknya koperasi di Indonesia itu akan diperbaiki dan dijadikan pusat bisnis koperasi. 

Baca Juga

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi dimulai pada 2020. Diperkirakan proyek untuk membangun wajah kawasan bisnis koperasi dibutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar ini diharapkan bisa menjadi wajah baru koperasi Indonesia.

"Tahun depan (mulai pembangunan), sehingga simbol kebangkitan koperasi lahor dan bangjit lagi di Kota Tasikmalaya," kata dia di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/7).

Ia mengusulkan tiga komponen di Kawasan Bisnis Tugu Koperasi. Ketiga komponen tersebut di antaranya tugu koperasi, pusat perbelanjaan UKM dan koperasi, serta hotel.

Menurut dia, Tasikmalaya adalah tempat lahirnya semangat koperasi Indonesia. Namun, Tugu Koperasi sebagai pengingat sejarah tempat berlangsungnya Kongres Koperasi I pada 12 Juli 1947 kondisinya terbengkalai.

"Kami merumuskan bagaimana simbol semangat koperasi ini bukan hanya bikin tugu, tapi membuat tempat yang memang wajah ekonomi Indonesia,” kata dia.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Ruly Indrawan mengatakan, pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan harkat, martabat, dan kerja sama perkoperasian di Indonesia. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang mulai mendorong seluruh koperasi berbasis digital. Tahap awal akan ada 400 koperasi yang dibina untuk menjadi koperasi digital.

“Nggak bisa kita koperasi tanpa digital. Karena pasti akan ketinggalan zaman. Tahun ini kita sudah investasikan 400 koperasi untuk go digital,” kata dia dalam keterangan resminya.

Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengambil tema “Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0”. Tema ini bermakna pentingnya upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat koperasi Indonesia yang sejajar dengan berkembangnya koperasi di dunia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, pembiayaan pembangunan Kawasan Bisnis Tugu Koperasi akan didapat dari koperasi-koperasi yang sudah mapan. Menurut dia, Kementerian Koperasi dan UKM telah mengundang koperasi-koperasi besar untuk membantu pembiayaan pembangunan kembali tugu koperasi.

"Pak Menteri kan mengundang koperasi-koperasi besar seperti Koperasi Garuda, dan Koperasi BUMN. Itu akan diundang untuk investasi dan menyelamatkan tugu koperasi, dibangun gedung besar," kata dia.

Ia mengakui, kondisi Tugu Koperasi saat ini memang terbengkalai. Ia berharap, momentum peringatan Hari Koperasi 2019, di mana para petinggi koperasi berkumpul di Purwokerto saat ini, pembangunan kembali tugu koperasi di Kota Tasikmalaya bisa terwujud. Menurut dia, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman juga sedang berada di Purwokerto.

Ivan menambahkan, saat ini ada lebih dari 600 lembaga koperasi di Kota Tasikmalaya. Dari ratusan itu, ada beberapa koperasi yang berkembang dan maju, seperti KSP dan koperasi pegawai. Namun, ada pula beberapa koperasi yang kurang aktif. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA