Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Temanggung akan Bangun Pariwisata Berbasis Kesenian Rakyat

Selasa 16 Jul 2019 06:42 WIB

Red: Nur Aini

Para penari dari dalam dan luar negeri turut memeriahkan Java International Folklore (Jifolk), Festival Sindoro-Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah, Ahad (14/7) malam.

Para penari dari dalam dan luar negeri turut memeriahkan Java International Folklore (Jifolk), Festival Sindoro-Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah, Ahad (14/7) malam.

Foto: Dok Panitia
Pariwisata berbasis kesenian rakyat untuk membedakan Temanggung dengan kota lain.

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG -- Kabupaten Temanggung akan membangun sektor pariwisata dengan berbasis kesenian rakyat untuk menjadi pembeda antara kota-kota besar yang berada di sekitarnya.

Baca Juga

"Kalau hanya mengandalkan panorama alam, kota-kota lainnya juga mempunyai hal yang sama, namun Temanggung ini merupakan tempat perkembangan kesenian kesenian rakyat, " kata Bupati Temanggung Muhamad Al Khadziq di Temanggung, Senin (15/7).

Ia mengatakan kesenian rakyat Temanggung sangat tumbuh subur, hal itu dibuktikan dengan adanya sekitar 7.200 kelompok kesenian yang hidup di setiap desa. Menurut Muhamad Al Khadziq, salah satu ikon kesenian rakyat Temanggung adalah Jaran Kepang. Bagi masyarakatnya Jaran Kepang tidak hanya sekadar kesenian, dia melekat dalam kehidupan ritualnya seperti saat menyampaikan rasa syukur atas hasil tani yang berlimpah.

Salah satu upaya Temanggung untuk menarik minat wisata masyarakat dengan cara menggelar festival budaya. Pemerintah daerah menargetkan akan menyelenggarakan dua festival berskala nasional setiap tahunnya. Dalam penyelenggaraanya Kabupaten Temanggung akan mengajak komunitas, tokoh masyarakat serta penggiat budaya agar acara tersebut bersifat inklusi.

Tahun ini Kabupaten Temanggung tengah menyelenggarakan Festival Sindoro-Sumbing, satu festival gotong royong antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, swasta dan masyarakat. Dia berharap festival tersebut menjadi embrio untuk lahirnya festival-festival kebudayaan lainnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA