Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Coran Tiang Pancang Tol BORR Tumpah, Kerugian Rp 1 Miliar

Rabu 17 Jul 2019 10:33 WIB

Red: Ratna Puspita

Sejumlah pekerja melakukan perbaikan di salah satu tiang penyangga yang ambruk pada proyek pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi III A Simpang Yasmin-Semplak di Jalan Raya KH Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

Sejumlah pekerja melakukan perbaikan di salah satu tiang penyangga yang ambruk pada proyek pembangunan jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi III A Simpang Yasmin-Semplak di Jalan Raya KH Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

Foto: Antara/Arif Firmansyah
Proyek pembangunan jalan layang sepanjang 2,85 kilometer terpaksa dihentikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Hendro Atmodjo menyebutkan insiden tumpahnya coran pier head alias kepala tiang pancang di P109 tol lingkar luar Bogor Seksi IIIA pada Rabu (10/7) mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp1 miliar. Menurut dia, kerugian proyek jalan layang di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor, Jawa Barat, murni ditanggung PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pelaksana proyek tol di seksi itu.

Baca Juga

"Untuk kerugian dari konstruksi kira-kira Rp1 miliar, itu betonnyasaja dengan besinya. Kalau kerugian dampak sosial sedang dihitung kontraktor," ujarnya, di Bogor, Rabu (17/7).

Akibat musibah itu, roda perekonomian di sekitaran Jalan Sholeh Iskandar, khususnya antara Simpang Yasmin dan Simpang Semplak, Bogor, lumpuh lantaran arus lalu-lintas tersumbat. "Sanksi yang lain, dia (PT PP) harus menanggung biaya yang timbul akibat musibah ini. Termasuk untuk konpensasi pedagang yang terganggu di sekitar Jalan Sholeh Iskandar," kata Atmodjo.

Hingga kini, proyek pembangunan jalan layang sepanjang 2,85 kilometer dengan harga Rp 1,5 triliun terpaksa dihentikan. Penghentian sampai PT PP (Persero) dan konsultan pengawas pelaksana menjalankan rekomendasi hasil investigasi dari Komite Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan.

"Mudah mudahan hari Jumat, sudah bisa mulai lagi. Sampai Kamis potong ini dulu (kepala tiang pancang yang gagal). Kalau pemotongannya belum selesai, saya tidak bolehkan jalan duluan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA