Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Lagu Wali Kota, RK: Jika tak Berkenan Silakan Sampaikan

Rabu 17 Jul 2019 13:15 WIB

Red: Nidia Zuraya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Foto: Republika/Bayu Adji P
Lagu yang dinyanyikan oleh Wali Kota Depok ini akan dipasang di lampu merah

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota Depok akan memasang lagu di lampu merah untuk mengibur warga yang terkena kemacetan. Lagu berjudul Hati-Hati tersebut dinyanyikan langsung oleh Wali Kota Depok, M Idirs Abdu Somad.

Baca Juga

Lagu Wali Kota Depok ini mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil. Menurutnya, jika kebijakan pemerintah Kota Depok tentang lagu yang dipasang di lampu merah untuk mengatasi kemacetan diterima warga maka mereka mempersilakan warga untuk bergembira menerima kebijakan itu.

"Saya kira itu isu lokal. Kalau diterima warga Depok, ya silakan bergembira," kata dia,ketika dimintai pendapatannya tentang hal itu, di Gedung Sate Bandung, Rabu (17/7).

"Tapi jika ada yang tidak berkenan silakan sampaikan ke wali kotanya. Jadi saya agak membatasi komenter di sisi kebijakan lokal," kata dia.

Sebelumnya beragam komentar warganet bermunculan baik yang pro maupun kontra mengenai rencana Pmeerintah Kota Depok tersebut. Akun @nauval hilmi menuliskan, "Dengan ini Depok secara resmi mengambil alih gelar kota terhina di Jabodetabek dari Bekasi.

Lalu @wendy rizqi setiawan menulis, "Warga Depok bersiaplah lagu ini akan memanjakan telinga kalian." Kemudian @agus jamal berkomentar, "Walikota bisa ngerap coy...pas macet denger gini pasti ga kerasa macetnya...Gataunya bulan depan kemacetan di Depok berkurang 80 persen. Setelah ditelaah, sebabnya orang2 jadi pada males keluar rumah karena harus denger lagu ini di jalan."

Depok merupakan salah satu kota penyangga DKI Jakarta yang kepadatan penduduknya sudah tinggi, dengan konsekuensi kemacetan arus lalu-lintas di sana juga sudah tinggi pula. Banyak warga Depokdan sekitarnya yang bekerja atau mencari nafkah di Jakarta, pun banyak kampus perguruan tinggi negeri dan swasta dibangun di sana.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA