Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

PKB Sebut Merugi Bila Jatah Menteri Sama dengan Periode Lalu

Rabu 17 Jul 2019 17:19 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andri Saubani

Jazilul Fawaid

Jazilul Fawaid

Foto: Antara/Reno Esnir
PKB berharap dapat kursi menteri lebih banyak pada periode 2019-2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid berharap PKB bisa bisa mengantongi jatah menteri lebih di periode 2019 2024, lebih banyak daripada periode sebelumnya. Menurut dia, partainya rugi jika hanya mendapatk jatah kursi yang sama dengan periode sebelumnya.

"Ya mudah-mudahan PKB lebih beruntung itu artinya kalau kemarin dapat katakanlah empat besok nambah, itu beruntung. Kalau sama saja ibarat usaha masih rugi, tapi kalau berkurang itu celaka itu kan gitu," katanya saat ditemui di DPR RI, Rabu (17/7) siang.

Menurut Jazilul, PKB ingin memastikan kepada konstituennya bahwa pada 2019, PKB melakukan kinerja yang maksimal. Kinerja itu ditunjukkan dari kursi yang diperoleh, serta pendudukan posisi-posisi strategis.

"Selain ada kenaikan kursi yang signifikan, itu juga katakanlah mendapat posisi strategis dan tambahan. Itu yang diharapkan," ujar dia.

Jazilul mengatakan saat ini partainya masih menunggu rumusan nomenklatur jatah menteri untuk PKB, sehingga partainya hanya menyiapkan saja kader-kadernya untuk diberikan kursi menteri. PKB juga berharap Jokowi mau menempatkan kader PKB di Kabinetnya.

Baca Juga

Ia menyatakan, PKB sudah menyiapkan kadernya untuk duduk di kabinet Jokowi. Namun, keputusan menempatkan menteri berada di tangan Jokowi selaku présiden terpilih.

"Ya mudah-mudahan Pak Jokowi memberikan kepercayaan tentu PKB menyiapkan saja, posisinya mengikut saja  tidak kemudian memaksa bukan. Posisinya kalau kader PKB itu dapat pos yang baru siap gitu siap untuk mensukseskan pemerintahan Pak Jokowi," kata Jazilul.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA