Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Tjahjo: Sekelas Pak Amien Rais Harusnya Jangan Apriori

Rabu 17 Jul 2019 16:51 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Andri Saubani

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional  (PAN) Amien Rais menggelar konferensi pers merespons pertemuan Prabowo-Jokowi di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (15/7).

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menggelar konferensi pers merespons pertemuan Prabowo-Jokowi di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (15/7).

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Tjahjo menilai, Amien Rais seharusnya bersikap seperti sekarang sejak pilpres usai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus senior PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, menanggapi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang meminta pendukungnya memberikan kesempatan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk memimpin. Tjahjo menilai, pernyataan seperti itu sudah seharusnya disampaikan sejak kontestasi pilpres usai.

"Seorang tokoh sekelas Pak Amien Rais harusnya jangan sampai berprasangka, apriori. Apalagi menuduh sesuatu yang tidak benar terhadap Pak Jokowi. Pak Jokowi seorang yang tebuka, seorang yang demokratis, taat aturan, taat hukum. Saya kira sekelas Pak Amien harusnya berpikir positif," jelas Tjahjo.

Selasa (16/7) lalu, Amien bertemu dengan Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto. Amien menegaskan bahwa dalam pertemuan selama 25 menit tersebut dirinya dan Prabowo tidak membahas 'siapa dapat apa'. Menurut dia, pertemuan antara kedua tokoh itu intinya agar tidak ada lagi istilah "cebong" dan "kampret" di masyarakat sehingga bisa akur pasca-Pilpres 2019.

Dia mengatakan, komitmen Prabowo tentang sikap politiknya sudah berkali-kali disampaikan dalam berbagai kesempatan, pada kampanye pemilu hingga saat ini yang masih konsisten dipegang. Amien mengatakan dalam pertemuannya tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa yang namanya rekonsiliasi harus benar-benar objektif dan pemetaan politik ke depan harus dipikirkan secara matang.

Baca Juga

"Jadi firm tidak ada pembicaraan siapa dapat apa, bagaimana, dapat jabatan dan sebagainya. Hanya pertemuan dua tokoh yang intinya tidak ada lagi cebong dan kampret," kata Amien di kediamannya di Gandaria, Jakarta, Selasa (16/7).

Kepada Amien, Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan pendapatnya terkait sikapnya melalui Instagramnya. Prabowo telah berkomitmen tentang cita cita yang berkali-kali ia sampaikan dalam kampanyenya bahwa dirinya menginginkan Indonesia berdaulat, adil dan makmur.

"Sampai sekarang pun Alhamdulillah masih istiqomah masih konsisten," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA