Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

PKS Harap Jokowi Perkuat Penegakan Hukum di Indonesia

Kamis 18 Jul 2019 14:12 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Politisi PKS, Mardani Ali Sera

Politisi PKS, Mardani Ali Sera

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Tanpa penegak hukum adil dan efisien tak ada pertumbuhan ekonomi berkualitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengapresiasi pidato visi Presiden terpilih Joko Widodo di Sentul, Bogor. Namun, ia menyayangkan mantan gubernur DKI Jakarta itu tak menyinggung masalah penegakan hukum di Indonesia.

Baca Juga

Padahal, ia berharap agar penegakan hukum di Indonesia harus ditingkatkan. Salah satunya dengan mensinergikan antara antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, dan kejaksaaan. 

"Cari nakhoda yang dapat memimpin penegak hukum baiknya bukan dari politisi. Tanpa penegak hukum yang adil dan efisien tidak akan ada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," ujar Mardani lewat keterangan tertulisnya, Kamis (18/7).

Selain itu, Mardani juga meminta agar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin dapat lebih berani memilih rekan kerja yang tulus bekerja untuk rakyat. Serta berani memangkas masalah birokrasi dan memfokuskan anggaran.

"Pilih para pemberani dan pejuang, jangan yang sibuk memikirkan diri dan kelompok. Jika tim ini fokus melayani rakyat, insentif elektoral pasti didapat," ujar Mardani.

Tak lupa Mardani mengapresiasi pidato visi Indonesia milik Jokowi. Ia menilai pidato tersebut memiliki konsep besar yang baik.

Karena itu, ia berharap mantan gubernur DKI Jakarta itu harus terus memegang teguh sikap kenegarawanan. "Keputusan ada di tangan anda (Jokowi) sendiri terlebih dalam sistem presidensial, kekuasaan Presiden diberikan sangat besar," ujar Mardani.

Pasangan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin menyampaikan pidato umum mengenai rencana pembangunan mereka pada acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Ahad (14/7) malam. Dalam acara tersebut, Jokowi menyampaikan sejumlah sasaran pembangunannya lima tahun mendatang.

Jokowi mengingatkan Indonesia saat ini berdiri menghadapi perkembangan global yang serbacepat dan dunia yang terus berubah. Terkait hal itu, Jokowi mengaku telah menyiapkan lima alur kebijakan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA