Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Senin, 18 Zulhijjah 1440 / 19 Agustus 2019

Nunung Gunakan Sabu Sejak Lima Bulan Lalu

Jumat 19 Jul 2019 22:58 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andi Nur Aminah

Tri Retno Prayudati atau Nunung, ditangkap polisi karena kasus penggunaan narkoba jenis sabu.

Tri Retno Prayudati atau Nunung, ditangkap polisi karena kasus penggunaan narkoba jenis sabu.

Foto: dok istimewa
Nunung mengaku menggunakan sabu untuk meningkatkan stamina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menangkap komedian Tri Retno Prayudati atau yang dikenal dengan sebutan Nunung terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Polisi menyebut, Nunung menggunakan sabu sejak lima bulan lalu untuk meningkatkan stamina.

"Dia mengakui memakai sabu lima bulan lalu untuk stamina dalam bekerja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat (19/7) malam.

Baca Juga

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Nunung diketahui mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial HM. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, kata Argo, Nunung telah memesan sabu sebanyak 10 kali kepada HM dengan harga Rp 1,3 juta per gram.

Sementara itu, sambung Argo, HM memperoleh sabu dari seseorang berinisal E yang kini masih buron. Caranya dengan ditempel di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil tes urine, ketiganya positif menggunakan narkoba. "Hasil tes urine juga menunjukkan positif narkotika," imbuh Argo.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap Nunung dan suaminya atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Ia ditangkap di rumahnya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

"Iya betul telah diamankan pasangan suami istri komedian, Nunung, di rumahnya Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan hari ini jam 13.15 WIB," kata Argo. Dari tangan Nunung dan suaminya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA