Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Thursday, 21 Zulhijjah 1440 / 22 August 2019

Ingin Rangkul PDIP, Demokrat Ikut Incar Kursi Ketua MPR

Senin 22 Jul 2019 12:32 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Teguh Firmansyah

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan

Foto: Republika/Mimi Kartika
Demokrat sudah menyiapkan kandidat untuk duduk di kursi ketua MPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat turut mengincar posisi ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Demokrat berharap bisa mengamankan 'kesepakatan' dengan PDIP dalam musyawarah pimpinan MPR melalui sistem paket.

Baca Juga

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, sistem paket membuka peluang untuk ikut masuk dalam formasi pimpinan MPR. Ia mengulas pemerintahan legislatif RI pada 2009 semasa Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai presiden RI.

Saat itu, kata Syarief, Demokrat sebagai pemenang pemilu menduduki kursi pumpinan DPR. Namun, terjadi kesepakatan dengan PDIP, sehingga PDIP menjadi ketua MPR. Syarief pun mengharapkan sejarah tersebut terulang dalam periode 2019-2024.

"Jadi kalau saja ya, dan bila teman-teman setuju dan PDIP juga setuju, mudah-mudahan, kalau saja terjadi ketua DPR-nya adalah PDIP, mungkin bagus juga kalau Ketua MPR-nya itu dijabat oleh Partai Demokrat," kata Syarief di Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Senin (22/7).

Demokrat, lanjut Syarief, menyatakan siap bila PDIP mengajak untuk bergabung dalam paket pimpinan MPR. Syarief mengakui, Demokrat memang mengharapkan posisi pimpinan MPR. Namun, Demokrat juga memantau dan menunggu perkembangan lobi politik dalam musyawarah pimpinan MPR.

Demokrat bahkan sudah menyiapkan kandidatnya bila mendapat kesempatan menduduki ketua MPR RI. "Saya pikir itu sudah dipikirkan oleh ketua umum Partai Demokrat. Tinggal menunggu timingnya saja, waktunya, kapan untuk dimulai lobi-lobi fraksi dan lobi-lobi antar ketua umum," ujar anggota Komisi I DPR RI ini.

Demokrat menilai, ketua MPR merupakan posisi yang strategis untuk menjadi penengah. Ketua MPR dinilai strategis untuk mengawal kebijakan yang dilakukan pemerintah. Syarief mengklaim, Partai Demokrat merupakan partai yang paling bisa diterima semua pihak.

"Saya pikir Partai Demokrat yang paling bisa diterima oleh semua pihak. Tidak ada resistansi dengan partai koalisi dan Partai Demokrat sudah sangat terbiasa berkolaborasi dengan semua partai politik," ujar Syarief.

Posisi MPR kini tengah menjadi incaran sejumlah Parpol yang lolos ke Senayan. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar secara blak-blakan mengakui mengincar posisi tersebut. Namun, bukan hanya PKB, sejumlah partai lain seperti Golkar, Nasdem, dan partai-partai lainnya pun mengincar posisi tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA