Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Dompet Dhuafa Ringankan Beban Pengungsi di Halmahera

Senin 22 Jul 2019 14:30 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Gita Amanda

Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa

Tim DMC Dompet Dhuafa membuka posko dan memberikan bantuan kepada korban gempa.

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA -- Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melewati jalan yang sulit selama sekitar lima jam menuju lokasi pengungsi korban gempa bumi di Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Tim DMC Dompet Dhuafa membuka posko dan memberikan bantuan kepada korban gempa di sana.

Baca Juga

Koordinator DMC Dompet Dhuafa, Narwan mengatakan, jalan yang terjal dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua menyulitkan tim DMC Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan ke lokasi pengungsian. Tapi kini Dompet Dhuafa telah membuka pos di kediaman Musnawir, Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan.

"Dari Desa Gane Barat menuju Gane Luar membutuhkan waktu lima jam perjalanan, jarak dari Gane Luar ke Gane Dalam kurang lebih satu jam perjalanan, itu pun jalur yang ditempuh dengan jalan menanjak," kata Narwan melalui keterangan tertulis kepada Republika.co.id, Senin (22/7).

Ia mengatakan, tim DMC Dompet Dhuafa telah mendirikan pos satelit di tiga titik yakni di Dusun Lopong, Dusun Gimah dan di belakang SMA Gane Luar. Rencananya tim akan menelusuri Pulau Bacan untuk melihat kondisi kerusakan di sana.

Narwan menyampaikan, besok tim akan pergi ke Pulau Bacan untuk mencari kebutuhan dasar atau logistik. Logistik bisa masuk ke sana karena aksesnya lebih dekat. Narwan juga menginformasikan, orang-orang yang terdampak gempa bumi masih membutuhkan beberapa bantuan seperti makanan, minuman bersih, matras, selimut, terpal, alat penerangan, kebutuhan bayi dan medis.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh tim DMC Dompet Dhuafa sampai Senin (22/7), sebanyak 3.104 orang telah mengungsi akibat gempa bumi. Sebanyak 51 orang mengalami luka-luka dan enam orang meninggal dunia.

"Sebanyak 982 unit fasilitas umum mengalami kerusakan di antaranya 971 unit rumah, tiga unit rumah ibadah, tujuh unit sekolah, dan satu unit fasilitas kesehatan," ujarnya.

Tim DMC Dompet Dhuafa saat ini tengah mempersiapkan pembangunan mushola dan MCK darurat untuk para pengungsi. Berdasarkan pantauan tim Dompet Dhuafa, sebanyak 80 persen rumah di Desa Gane Luar dan Gane Dalam telah hancur. Kondisinya cukup memprihatinkan mengingat kebanyakan rumah sudah rata dengan tanah.

Maka tim DMC Dompet Dhuafa akan mendistribusikan bantuan kepada korban gempa bumi di sana berupa sembako dan perlengkapan higienis. Sebab banyak masyarakat mengeluhkan penyakit pasca bencana, mereka mengalami gatal-gatal dan lain-lain.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA