Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Tanaman Pepohonan Butuh 10 Tahun Efektif Serap Polutan

Selasa 23 Jul 2019 10:50 WIB

Red: Indira Rezkisari

Teknologi Hujan Buatan Atasi Polusi Jakarta. Sejumlah gedung bertingkat terlihat samar karena polusi udara di Jakarta, Selasa (3/7).

Teknologi Hujan Buatan Atasi Polusi Jakarta. Sejumlah gedung bertingkat terlihat samar karena polusi udara di Jakarta, Selasa (3/7).

Foto: Fakhri Hermansyah
Tanaman yang menyerap polutan paling tinggi adalah jenis pepohonan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar tananan hutan kota Prof. Endes N. Dahlan mengatakan tanaman pepohonan membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun agar efektif menyerap polutan di udara. "Kalau tanamannya masih kecil tidak seefektif jika tanaman tersebut sudah lebih dari 10 tahun," katanya di Jakarta, Selasa (23/7).

Dia mengatakan bahwa semua jenis tanaman dapat menyerap polutan berbentuk gas sekaligus menyerap partikel debunya di udara. Tanaman yang dapat menyerap polutan paling tinggi adalah tanaman jenis pepohonan. dan memerlukan waktu lebih dari 10 tahun untuk benar-benar efektif menyerap polutan tersebut.

Karena itu, ia menyarankan bagi pemerintah daerah di kota-kota besar untuk sesegera mungkin memperbanyak menanam pepohonan. Kota yang masih berkembang ikut disarankan menanam lebih dini sehingga manfaatnya bagi udara kota dapat dirasakan 10 tahun setelah kota tersebut telah besar.

"Saya sarankan ketika dinas memiliki lahan yang belum tidak ditanami, tanamilah jenis pepohonan. Harus dari sekarang kita tanam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan 10 tahun mendatang," imbuhnya.



Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA