Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

KLKH: Daerah dengan TPA Open Dumping tak Dapat Adipura

Selasa 23 Jul 2019 17:54 WIB

Red: Ratna Puspita

Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
TPA adalah pengelolaan sampah di hilir yang harus diperhatikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menekankan daerah yang masih memiliki tempat pembuangan akhir sampah (TPA) open dumping atau dikumpulkan secara terbuka tidak akan menerima penghargaan adipura. KLHK tidak mau melanggar Undang-Undang (UU) No.18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Baca Juga

"Ibu menteri betul-betul kokoh untuk tidak memberikan adipura pada TPA open dumping," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, dalam Rapat Kerja Teknis Adipura Tahun 2019 di Jakarta, Selasa (22/7).

Dia mengatakan UU Pengelolaan Sampah mengamanatkan bahwa sejak 2013 tidak ada TPA yang dilakukan secara kumpul dan terbuka. Namun, ia mencatat, TPA open dumping jumlahnya masih sebanyak 55,56 persen.

"Masih sebagian besar open dumping," katanya.

UU tersebut juga, kata dia, sebenarnya memandatkan untuk dilakukan penegakan hukum pidana bagi daerah yang masih mengelola sampah dengan TPA open dumping. Karena itu, sebagai bagian dari konsekuensi atas keberadaan TPA open dumping, KLHK menekankan untuk tidak memberikan penghargaan adipura bagi daerah yang masih memiliki TPAdengan sistem itu.

"Jadi walaupun fisiknya bagus, walaupun pengurangannya bagus, tapi TPA adalah pengelolaan sampah di hilir yang harus diperhatikan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA