Monday, 18 Zulhijjah 1440 / 19 August 2019

Monday, 18 Zulhijjah 1440 / 19 August 2019

Waspada, Gelombang 4 Meter akan Terjadi di Sulawesi Utara

Rabu 24 Jul 2019 00:22 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Peselancar memanfaatkan gelombang tinggi (ilustrasi)

Peselancar memanfaatkan gelombang tinggi (ilustrasi)

Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Nelayan ataupun pengguna transportasi laut diminta bersabar dan waspada.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO --  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi empat meter di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Rabu (24/7).

"Kami berharap nelayan ataupun pengguna transportasi laut yang beraktivitas atau melintasi wilayah perairan ini berhati-hati," ajak Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Selasa (23/7).

Baca Juga

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan seperti perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Sitaro serta perairan sekitar Bitung. Selanjutnya, perairan Selatan Sulawesi Utara, laut Maluku bagian selatan, laut Maluku bagian utara, serta laut Sulawesi bagian timur.

"Untuk perahu nelayan tradisional saja apabila berhadapan dengan tinggi gelombang satu meter lebih sangat berisiko terhadap keselamatan," katanya.

Begitupun dengan perahu nelayan di atas 30 GT, juga diharapkan berhati-hati meskipun ukuran kapalnya lebih besar dari perahu nelayan tradisional. Dia juga berharap, kapal komersil yang melayani transportasi laut pelabuhan Manado-Talaud atapun dari arah sebaliknya tetap waspada bila melintasi perairan Talaud.

"Memang agak goyang, tapi semua keputusan berada pada otoritas pelabuhan ataupun operator kapal," ujarnya. Ricky tetap berharap nelayan serta pengguna transportasi laut dapat menunda perjalanan atau melaut sambil menunggu kondisi laut menjadi normal.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA