Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Gerindra Gabung KIK? Hasto: Yang Penting Bertemu Dulu

Rabu 24 Jul 2019 12:12 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andri Saubani

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Belum diketahui materi pembicaraan antara Megawati dan Prabowo siang ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto akan bersilaturahim ke kediaman Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Pertemuan dilakukan di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat pada Rabu (24/7).

Belum diketahui secara pasti pembicaraan rinci yang akan dibahas oleh kedua elite politik tersebut. Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, kedatangan Prabowo kali ini untuk bernostalgia sambil mendiskusikan hal-hal ringan terkait kebangsaan ke depan.

"Jadi hal-hal yang ringan karena silaturahim itu sangat penting dan dari situlah yang jelas dari komitmen terhadap pancasila terhadap NKRI, kebhinekaan Indonesia terhadap konstitusi itu dijaga dengan baik untuk menjdi komitmen dari kedua pemimpin dan dari ketua parpol," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta.

Hasto enggan mengonfirmasi jika pertemuan kali ini akan membahas posisi ketua MPR atau masuknya Gerindra ke dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Dia mengatakan, pertemuan kali ini merupakan momentum untuk merealisasikan niatan pertemuan saat keduanya berjumpa di TMII beberapa waktu lalu.

"Yang penting bertemu dulu karena sudah lama tidak melakukan pertemuan," kata Hasto saat ditanya peluang masuknya Gerindra ke dalam koalisi.

Pertemuan Prabowo-Megawati ini dilakukan tidak lama berselang setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Golkar bertandang ke DPP partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada Senin (22/7) lalu. Sebagai salah satu partai dalam koalisi, PDIP absen dalam pertemuan tersebut.

Saat itu, PKB, PPP Nasdem dan Golkar menegaskan soliditas koalisi partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dalam kesempatan itu, mereka menekankan pentingnya tingkat kesolidan antar anggota partai koalisi.

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengatakan, jika ketidakhadiran PDIP dalam pertemuan empat parpol koalisi disebabkan mendadaknya kegiatan tersebut. Disaat yang bersamaan, dia menyebut jika pertemuan kali ini dilakukan sekaligus untuk mengingatkan betapa pentingnya satu proses yang telah dilalui bersama sebagai partai koalisi pengusung Jokowi

Secara khusus, dia kemudian mengajak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengadakan pertemuan serupa di lain waktu. Dia mengatakan, pertemuan bisa jadi bersifat empat mata atau mengundang semua ketua umum partai koalisi.

Baca Juga

"Nanti kita cari waktu lagi duduk dengan mbak Mega. Harapan kami punya perspektif dan pikiran yang sama," katanya.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA