Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Mendagri Minta PKK Bisa Kurangi Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Kamis 25 Jul 2019 15:27 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Ketua Umum TP-PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Ketua TP-PKK Sumbar Nevi Zuairina (kedua kanan) pada pembukaan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional 2019 ke-47 di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/7/2019).

Ketua Umum TP-PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Ketua TP-PKK Sumbar Nevi Zuairina (kedua kanan) pada pembukaan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional 2019 ke-47 di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/7/2019).

Foto: Antara/Iggoy el Fitra
PKK bisa membantu mengatasi persoalan gizi buruk, kematian bayi dan ibu hamil.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) agar menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengurangi angka kematian ibu hamil, bayi dan bayi gizi buruk. Tjahjo menyebut PKK harus memberikan peran lahirnya putra putri generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan berkualitas.

"PKK harus bergerak pada isu-isu kesejahteraan untuk menekan angka kematian bayi, stunting, kematian ibu hamil," kata Tjahjo pada acara Hari Kesatuan Gerak  PKK ke 47 di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Kamis (25/7).

Tjahjo menyarankan penggerak PKK dan tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kota sampai tingkat kecamatan, desa dan keluarahan agar bersinergi dengan pemerintah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan begitu menurut Tjahjo, PKK akan membantu melaksanakan program Presiden RI Joko Widodo untuk mengatasi persoalan gizi buruk, kematian bayi dan ibu hamil.

Tjahjo berharap dengan usia PKK yang sudah ke 47, semakin menampakkan peranan penting dalam kehidupan sosial. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dimulai dari keluarga.

"PKK sudah diakui di dunia internasional. Jadi dari tingkat pusat sampai desa harus terus bergerak," ujar Tjahjo.

Pada perayaan Hari Kedatuan Gerak PKK di Padang ini, dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan semua penggerak PKK se-Indonesia dari tingkat provinsi dan kabupaten kota.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA