Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

LAN Punya Program Rehabilitasi Narkoba Khusus untuk Artis

Kamis 25 Jul 2019 23:37 WIB

Red: Andri Saubani

Rilis Narkoba Nunung. Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung tersangka kasus penyalahgunaan narkotika saat rilis di Polda Metro Jaya, Senin (22/7).

Rilis Narkoba Nunung. Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung tersangka kasus penyalahgunaan narkotika saat rilis di Polda Metro Jaya, Senin (22/7).

Foto: Fakhri Hermansyah
Pesohor tidak berlaku pasif tapi ikut aktif mengkampanyekan bahaya narkoba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Lembaga Anti-Narkotika (LAN) Ibrahim Saehaia mengatakan, LAN memiliki program rehabilitasi narkoba khusus untuk para pelaku budaya, artis, dan selebritas. Seperti diketahui, baru-baru ini dua pesohor yakni komedian Nunung dan artis Jefri Nichol ditangkap polisi atas kasus narkoba.

"Di LAN ini kami ada divisi seni dan budaya yang fungsinya merangkul para selebritas, pelaku budaya, artis, dan sebagainya agar mereka terlepas dari pengaruh narkoba," kata Ibrahim, Kamis (25/7).

Ibrahim mengatakan, dalam program itu para pesohor tidak hanya diberlakukan pasif seperti pendengar ceramah dan penyuluhan-penyuluhan. Namun, pesohor juga dilibatkan sebagai penyemangat satu sama lain atau juru kampanye (jurkam) antinarkoba bagi masyarakat.

Saat ini, Ibrahim mengatakan belum banyak pesohor negeri yang terlibat. Namun, kata dia, sudah ada beberapa seperti salah satunya penyanyi lagu "Mbah Dukun" Are Lion Angkara Malam, atau ramah disapa Alam. Ibrahim mengatakan, tidak hanya artis atau selebritas saja yang berpotensi terjerat narkoba, namun siapa saja tanpa memandang bulu.

"Cukup enggak usah penasaran untuk mencoba, karena sekali kecanduan siapa pun dia walau ustaz sekali pun tidak akan mudah untuk melepas diri dari jeratan narkoba," ujar Ibrahim.

Ibrahim berharap, program ini dapat menjadi jalan keluar bagi para selebritas, artis, dan pelaku budaya yang terjerat narkoba. Namun, menurut Ibrahim, melepas seseorang dari narkoba tidak mudah dan bukan hanya tugas kelembagaan atau organisasi saja, namun juga diperlukan peranan orang terdekat pecandu sendiri.

"Kamu sebagai artis mengapa tidak bisa membentengi diri sendiri dari narkoba? Kalau kita mau menuding bisa saja, tapi alangkah baiknya kita punya peran untuk mengantisipasi mereka agar tidak mudah menggunakan narkoba. Bukan hanya tugas LAN, BNN, atau TNI-Polri, tapi tugas kita bersama," tambahnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA