Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Pratikno: Presiden Khawatirkan Kondisi Buya Syafii Maarif

Sabtu 27 Jul 2019 17:40 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Friska Yolanda

Mensesneg, Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, menjenguk Buya Syafii Maarif di RS PKU Gamping, Sabtu (27/7) siang. Kedatangan mereka atas perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mensesneg, Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, menjenguk Buya Syafii Maarif di RS PKU Gamping, Sabtu (27/7) siang. Kedatangan mereka atas perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Foto: Republika/Wahyu Suryana
Pratikno dan Teten Masduki diutus langsung Presiden menjenguk Buya Syafii.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Mensesneg, Pratikno dan Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, menjenguk buya syafii maarif di RS PKU Gamping, Sabtu (27/7) siang. Kedatangan mereka atas perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga

Usai menjenguk, Pratikno mengaku senang melihat kondisi Buya Syafii yang tampak sangat baik. Bahkan, ia merasa, wajah Buya Syafii tidak terlihat seperti orang yang baru menjalani operasi.

"Lihat wajahnya Buya, seperti tidak sakit," kata Pratikno, Sabtu (27/7).

Buya sendiri, di sela-sela wawancara, mengaku selama ini belum pernah merasakan sakit tersebut. Ia menuturkan, sakit itu baru terasa Selasa (24/7) lalu, sehingga harus dibawa ke rumah sakit.

"Kemarin sakit sekali di sini (menunjuk perut bagian ginjal), tapi kata Pak Dirut (RS PKU Gamping Ahmad Faesol), saya termasuk orang yang tahan sakit walaupun sepuh," ujar Buya, diselingi tawa.

Pratikno mengungkapkan, Presiden sesaat usai mendengar kabar Buya Syafii sakit, langsung memanggilnya dan Teten Masduki. Bahkan, sempat memerintahkan untuk mengerahkan Tim Dokter Kepresidenan.

"Presiden khawatir Buya Syafii sakit, tapi bersyukur setelah kita mendengar penjelasan dokter tadi, bangsa ini masih butuh teladan dan pencerahan," kata Pratikno.

Lucunya, di sela-sela pujian Pratikno tersebut, Buya Syafii, lewat gaya khas yang ceplas-ceplos, malah mengeluarkan candaan-candaan. Ucapan Buya Syafii disambut tawa orang-orang yang mendampingi.

"Atau penggelapan," ujar Buya, tepat setelah Pratikno mengatakan jika bangsa masih butuh pencerahan dari sosok Buya Syafii Maarif.

Terkait penanganan medis, Pratikno merasa, penanganan dokter-dokter di Yogyakarta sudah cukup baik. Sehingga, ia menegaskan, Tim Dokter Kepresidenan sekadar memberikan bantuan.

"Kita ikut back up saja, Tim Dokter Yogya sudah hebat-hebat," kata Pratikno.

Setelah menjenguk, Pratikno mengaku akan segera menelepon Presiden untuk memberikan kabar tentang Buya Syafii yang sudah membaik. Ia menilai, kabar itu pasti menjadi kabar gembira bagi Presiden. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA