Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Koperasi dan UKM Sleman Diminta Percaya Diri

Senin 29 Jul 2019 02:07 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Gita Amanda

Penutupan Koperasi dan UKM Expo di Atrium Jogja City Mall (JCM),  Sabtu (27/7).

Penutupan Koperasi dan UKM Expo di Atrium Jogja City Mall (JCM), Sabtu (27/7).

Foto: Dok Pemkab Sleman
Geliat koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman semakin hari meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pergerakan koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Sleman masih turun naik. Sebab, walaupun dari sisi jumlah mengalami penurunan drastis dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan nilai transaksi.

Bagi Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, geliat koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman semakin hari meningkat. Produknya malah tidak kalah dibandingkan dengan produk-produk yang dijual di pasar modern.

Ia menilai, salah satu kunci keberhasilan dalam memasarkan dan mengembangkan usaha tidak lain rasa percaya diri. Menurut Sri, semua perusahaan besar umumnya dimulai dari usaha kecil.

Untuk itu, ia menekankan, rasa percaya diri dan motivasi untuk berkembang dapat membuat usaha kita menjadi besar. Sri menegaskan, Pemkab Sleman akan selalu siap memberi bimbingan.

"Dan, pelatihan-pelatihan guna meningkatkan keterampilan para pelaku koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman," kata Sri saat Penutupan Koperasi dan UKM Expo di Atrium Jogja City Mall (JCM), Sabtu (27/7) lalu.

Selain itu, ia menekankan, UKM-UKM yang kurang terampil akan diberi pelatihan gratis sampai sertifikasi. Bahkan, jika kekurangan modal akan dibantu karena itu merupakan bukti nyata sinergitas. "Luar biasa, jadi ada sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah," ujar Sri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Pustopo menuturkan, gelaran ini memang sengaja digelar di pusat perbelanjaan. Tujuannya, supaya koperasi dan UKM semakin dikenal masyarakat.

Khususnya, manggaet pasar menengah ke atas. Menurut Pustopo, ini penting untuk menghilangkan pandangan kalau koperasi dan UKM itu cuma untuk kalangan masyarakat kecil.

"Supaya menghilangkan image kalau koperasi dan UKM itu yang kecil-kecil, atau istilah bapak bupati kemarin itu ecek-ecek," ujar Pustopo.

Koperasi dan UKM Expo ini sendiri masoh merupakan rangkaian acara Hari Koperasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Expo dimeriahkan sebanyak 58 koperasi dan UKM dari Kabupaten Sleman dan wilayah-wilayah lain di DIY.

Turut dihadirkan perlombaan-perlombaan seperti mewarnai, pagelaran busana dan foto-foto Instagram. Sebelumnya, Pemkab Sleman menjadi tuan rumah untuk melaksanakan resepsi Hari Koperasi DIY.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM RI, Rully Indrawan. Expo Koperasi dan UKM ini dibuka pula secara resmi oleh Rully Indrawan tepat setelah resepsi Hari Koperasi DIY tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA