Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

PHE Siap Beri Kompensasi Warga Terdampak Tumpahan Minyak

Rabu 31 Jul 2019 16:16 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Dwi Murdaningsih

 Dokter Septian Dwi Nurcahyo (31) dari RSPP sedang memeriksa kesehatan salah satu warga yang membantu penanganan pembersihan tumpahan minyak mentah dan diberikan sebuah pita berwarna sebagai tanda bahwa kesehatanya baik, pada selasa (30/7) di Posko Desa Sedari.

Dokter Septian Dwi Nurcahyo (31) dari RSPP sedang memeriksa kesehatan salah satu warga yang membantu penanganan pembersihan tumpahan minyak mentah dan diberikan sebuah pita berwarna sebagai tanda bahwa kesehatanya baik, pada selasa (30/7) di Posko Desa Sedari.

Foto: dok. Pertamina
Pertamina telah membuka posko pengaduan di beberapa wilayah terdampak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) akan memberikan kompensasi kepada warga terdampak tumpahan tumpahan minyak di sekitar anjungan lepas pantai YY PHE ONWJ di wilayah Karawang, Jawa Barat. VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Pertamina sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang wilayahnya terdampak untuk melakukan pendataan.

Baca Juga

"(Kompensasi) ada mekanismenya, pada intinya kita berkoordinasi dengan berbagai pihak, kita juga terima pengaduan warga," ujar Fajriyah di Jakarta, Rabu (31/7).

Fajriyah menyampaikan belum mengetahui jumlah warga terdampak yang akan mendapatkan kompensasi lantaran masih dalam pendataan oleh pemda.

"(Pertamina) kerja sama dengan pemda, kita tidak tahu data yang sebenarnya seperti apa, nanti pun ada SK (dari pemda) dan jumlah data yang terdampak. Besaran (kompensasi) belum, formatnya nanti disepakati, kan pemda sudah punya aturan-aturan," kata Fajriyah. 

Fajriyah menambahkan, Pertamina bersama pemda dan sejumlah pihak terus berkoordinasi dalam melakukan pendataan. Pertamina telah membuka posko pengaduan di beberapa wilayah terdampak.

"Waktunya secepatnya kan sudah ada pertemuan, segeralah, tinggal pendataan," ucap Fajriyah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA