Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

PKS Yakin Bisa Pertahankan Kursi Gubernur Sumbar

Sabtu 03 Agu 2019 16:51 WIB

Red: Teguh Firmansyah

 Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring.

Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring.

Foto: DPR RI
Tifatul Sembiring masuk dalam bursa salah satu kandidat PKS.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Partai Keadilan Sejahtera mengaku siap berkompetisi pada Pilkada Gubernur Sumatera Barat. PKS yakin dapat mempertahankan kursi Sumbar satu yang dua periode ini diduduki kader mereka Irwan Prayitno.

"Untuk pilgub Sumatera Barat PKS targetnya mempertahankan kursi gubernur karena dua periode sebelumnya kami sudah mendapatkan kursi Sumbar satu," kata Ketua DPP PKS Bidang Wilayah Tifatul Sembiring di Padang, Sabtu (3/8).

Ia menyampaikan hal itu usai kegiatan pembekalan anggota DPRD terpilih PKS di Sumatera Barat. Terkait nama yang akan diusung sebagai calon gubernur ia menyampaikan saat ini tengah mengadakan pemilihan umum internal di kalangan kader. "

Baca Juga

Ada nama-nama yang dinominasikan nanti beberapa akan dibawa ke DPP untuk diputuskan, tapi biasanya tidak satu nama," kata dia.

Selain itu, PKS juga akan mengadakan survei popularitas kandidat, elektabilitas dan menilai kapasitas calon.

Ia menyebutkan ada beberapa nama yang masuk bursa untuk calon gubernur mulai dari Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Wali Kota Padang Mahyeldi, Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Syafar, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan hingga namanya sendiri Tifatul Sembiring.

"Kalau stok Alhamdulillah ada, dan kami menyiapkan sosok yang baru dan segar untuk pemimpin Sumbar," ujarnya.

Tifatul memastikan PKS juga siap berkoalisi dengan partai lain pada pilkada gubernur Sumatera Barat. Prinsipnya, kata ia, selama visi dan misinya sama yaitu membangun Sumatera Barat menjadi lebih baik ke depan, maka PKS siap berkoalisi.

Ia memastikan dalam koalisi tersebut tidak mutlak sama dengan yang ada di pusat karena PKS tidak akan membatasi diri dalam hal ini selagi memiliki kesamaan visi. "Belajar dari pilkada 2018 misalnya di Sumatra Utara PKS berkoalisi dengan Nasdem, Golkar dan lainnya mengusung Edy Rahmayadi," ujarnya.

Akan tetapi ia berharap koalisi PKS dan Gerindra dipertahankan pada pilgub Sumbar 2020 dengan skema PKS nomor satu dan dan Gerindra nomor dua jika memang cocok. "Atau dengan PAN juga bisa karena pada beberapa tempat kami sukses berkoalisi misalnya di pilkada Padang," katanya.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA