Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Kasus Pembunuhan Noven, FBI tak Bisa Analisis Rekaman CCTV

Rabu 07 Aug 2019 12:54 WIB

Rep: ayo bandung/ Red: ayo bandung

Kasus Pembunuhan Noven, FBI Tak Bisa Analisis Rekaman CCTV

Kasus Pembunuhan Noven, FBI Tak Bisa Analisis Rekaman CCTV

Rekaman CCTV yang dianalisis FBI itu memiliki resolusi rendah sehingga sulit dibaca.

BOGOR,  ayobandung .COM -- Federal Bureau Investigation ( fbi ) tak berhasil menganalisis rekaman CCTV kasus pembunuhan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Baranangsiang, Kota Bogor, Andriana Yubellia Noven.

Kapolresta Bogor Kota, Kombespol Hendri Fiuser mengatakan rekaman CCTV yang telah dicoba dianalisis oleh FBI itu memiliki resolusi yang rendah sehingga sulit dibaca. "Nggak  bisa mengurai rekaman solusinya terlalu rendah sehingga blur," ujar Hendri, Rabu (7/8/2019).

Dia mengatakan meskipun pemeriksaan CCTV oleh FBI tidak memberikan hasil namun pihaknya tetap yakin bisa mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di sebuah gang di Jalan Riau pada Februari.

"Hasil rekaman tetap jadi bukti tapi kita gak fokus di sana, kan ada saksi ada IT dan ada banyak cara lainnya, itu hanya salah satu cara CCTV itu," terang Hendri.

Mengenai perkembangan pengungkapan kasus tersebut sebelumnya hendri mengatakan bahwa pihaknya menemukan jalan baru untuk mengetahui siapa pelaku misterius itu.

"Ada satu jalan yang belum dilakukan, nah ini kejelian melihat mudah-mudahan terungkap, saya belum bisa ungkap teknisnya tapi kita berdoa semua karena ini tangung jawab moral seorang Kapolresta harus bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita bisa mengungkap pelakunya," tukas Hendri.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA