Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Bupati Garut Minta Warga Promosikan Destinasi Wisata

Jumat 09 Agu 2019 22:24 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Suasana lokasi wisata Situ Bagendit di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Suasana lokasi wisata Situ Bagendit di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Foto: Antara/Adeng Bustomi
Rudy Gunawan meminta warga mempromosikan destinasi wisata lewat medsos

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Bupati Garut Rudy Gunawan meminta warganya mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Garut melalui media sosial (medsos). Ia menilai, medsos merupakan media yang paling mudah untuk memopulerkan sebuah destinasi wisata.

"Kita menyampaikan melalui Instagram, WA, dan medsos lainnya, spot wisata di Garut, khususnya Situ Bagendit. Supaya nanti pariwisata yang lain di Garut jadi populer," kata dia, Jumat (9/8).

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut juga terus menata destinasi wisata yang ada diwilayahnya. Ia mencontohkan, saat ini Pemkab Garut juga telah mengalokasikan amggaran sebesar Rp 300 juta untuk mengembangkan destinasi Leuwi Tonjong di Kecamatan Cihurip.

"Itu destinasi wisata yang baik untuk camping. Saat ini belum banyak yang tahu," kata dia.

Tak hanya itu, Rudy mengklaim, Pemkab Garut juga akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 milar untuk pariwisata pada 2020. Dengan begitu, seluruh potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Garut bisa berkembang.

Ia menyebut, Kabupaten Garut memiliki lebih dari 200 destinasi wisata yang terdiri mulai dari pantai, hutan, gunung, dan buatan. Namun, belum semua potensi itu terangkat.

Karena itu, sejalan dengan dengan pengembangan pariwisata, warga diminta ikut memrimosikan destinasi yang ada di Garut melalui medsos. "Targetnya, orang jadi penasaran ke Garut untuk berwisata," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA