Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Masjid Al Akbar Gunakan Daun Jati untuk Kemas Daging Kurban

Ahad 11 Agu 2019 12:11 WIB

Red: Nidia Zuraya

Masjid Al Akbar Surabaya

Masjid Al Akbar Surabaya

Foto: Republika/Binti Sholikah
Panitia Masjid Al Akbar Surabaya menerapkan konsep kurban yang syar'i dan higenis

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Takmir Masjid Al Akbar Surabaya menggunakan besek untuk mengemas potongan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat. Selain menggunakan besek, pihak panitia juga menggunakan wadah pembungkus berupa daun jati.

"Ini sebagai wujud ramah lingkungan," ujar humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor ketika dikonfirmasi usai Shalat Idul Adha di Masjid Al Akbar, Minggu pagi.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan program ramah lingkungan lainnya, yakni kotoran hewan yang diolah menjadi kompos, jeroan dicuci dan dimasak setengah matang serta memastikan tak ada limbah dibuang ke selokan atau sungai.

"Kami juga menerapkan konsep kurban yang syar'i dan higenis berdasarkan supervisi Dinas Peternakan Jawa Timur (Jatim) dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga," ucapnya.

Pada pembagian distribusi daging kurban, tambahnya panitia langsung memberikannya ke warga dengan melibatkan RT dan RW di wilayah Kelurahan Pagesangan dan Kelurahan Gayungan. "Dengan demikian tidak ada pembagian daging di Masjid Al Akbar," lanjut Helmy.

Sementara itu, Shalat Idul Adha di Masjid Al Akbar diikuti lebih dari 50 ribu jamaah, termasuk Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak beserta istrinya Arumi Bachsin, serta sejumlah pejabat Forkopimda setempat.

Bertindak sebagai imam adalah KH Ahmad Muzakky Alhafidz yang sehari-harinya sebagai imam besar masjid Al Akbar, sedangkan khatib yaitu Prof Dr H Masykuri Bakri, MS.i yang merupakan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma).

Pada kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban milik Presiden RI Joko Widodo ke takmir Masjid Al Akbar, termasuk sapi kurban milik gubernur. “Semoga selalu berkah dan diridhoi Allah SWT,” katanya.

Presiden Jokowi berkurban seekor sapi seberat 1 ton 80 kilogram jenis peranakan Ongole berusia empat tahun, tingginya 160 centimeter, panjang 176 centimeter, serta lingkar dada 226 centimeter.

Sedangkan, sapi kurban Gubernur Khofifah berjenis Peranakan Ongole, usianya empat tahun dan memiliki berat 1 ton, serta Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak berkurban sapi seberat 950 dengan jenis dan usia sama dengan sapi kurban milik gubernur.

Secara total, Masjid Al Akbar pada Idul Adha tahun ini menerima 30 ekor sapi, 98 ekor kambing dan menyediakan 3.000 kemasan besek untuk potongan daging.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA