Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Megawati Masih Simpan Rapat Usulan Calon Menteri PDIP

Sabtu 10 Aug 2019 14:15 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan keterangan pers usai pengukuhan dirinya sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024 dalam Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan keterangan pers usai pengukuhan dirinya sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024 dalam Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019).

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Megawati mengaku telah mempunyai data rekam jejak kader.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri belum menyebutkan siapa nama-nama kadernya yang akan diusulkan sebagai menteri kepada Presiden Jokowi.

Meskipun demikian Mega mengatakan bahwa ia telah memiliki sebuah catatan rekam jejak para kader yang bisa saja  diusulkan sebagai menteri.

"Kami sudah mempunyai suatu record yang ada dan tersimpan di dalam data kami, yang hanya saya yang mengetahui. Dan kalau saya mau melihatnya, itu baru ada yang saya suruh dan boleh mengetahui," kata Megawati, Sabtu.

Dia mengatakan berdasarkan data rekam jejak itu, seorang kader bisa ditugaskan tidak hanya sebagai menteri, namun bisa di manapun. "(Berdasarkan rekam jejak) Sehingga saya dapat memutuskan bahwa orang ini bisa menjadi, bukan hanya seorang menteri saja, tapi bisa ditugasi ke sini, ke sana, dan lain sebagainya," jelas Mega.

Dia menekankan pada dasarnya berpolitik adalah sebuah alat untuk mengambil kekuasaan dalam arti positif. Kekuasaan  dipergunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

Mengenai siapa kader yang akan diusulkan sebagai menteri Jokowi, Mega menyatakan, "Kalau urusan menteri dan sebagainya, ya tunggu saja tanggal mainnya. Terima kasih."

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA