Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Wiranto: Bergabungnya Demokrat Perkuat Posisi Pemerintahan

Selasa 13 Aug 2019 16:43 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andri Saubani

Menko Polhukam Wiranto memberikan arahan dalam acara pengucapan ikrar setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Jakarta, Selasa (13/08/2019).

Menko Polhukam Wiranto memberikan arahan dalam acara pengucapan ikrar setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Jakarta, Selasa (13/08/2019).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Demokrat telah menyatakan mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menanggapi wacana bergabungnya Partai Demokrat dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Menurut dia, bergabungnya Partai Demokrat justru dapat memperkuat posisi pemerintahan.

Baca Juga

"Yang penting koalisi bentuknya seperti apapun bisa perkuat posisi pemerintah dalam mengambil kebijakan ke depan. Dan kita memang perlu ada sesuatu kebijakan yang kuat agar kita bisa melanjutkan kesinambungan pembangunan," ujar Wiranto di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (13/8).

Wiranto mengatakan, rencana bergabungnya Demokrat ke pemerintahan pun sudah diputuskan dan tinggal menunggu pengumuman resmi.  "Katanya sudah resmi, tinggal diumumkan," ucapnya.

Menurutnya, keputusan Demokrat untuk bergabung dengan koalisi pemerintah merupakan keputusan politik dari para pimpinannya. Kendati demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden terkait keputusan bergabung atau tidaknya Demokrat ke pemerintahan.

"Soal bagaimana selanjutnya tergantung Presiden. Kita serahkan ke Presiden nggak usah kita tanggapi sana sini. Nanti malah ribut, biarkan proses politik berjalan," ujar Wiranto.

Sebelumnya, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahean menyebut partainya telah memutuskan mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya, keputusan tersebut juga sudah resmi, namun masih menunggu pengumuman resmi sikap Partai Demokrat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA