Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Anies Ajak Warga ke 'Jakarta Melayu Festival 2019'

Selasa 13 Aug 2019 23:03 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Didi Purwadi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan pidato di Balairung, Balaikota Jakarta, Selasa (13/8).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan pidato di Balairung, Balaikota Jakarta, Selasa (13/8).

Foto: Republika/Maman Sudiaman
Jakarta Melayu Festival jadi ajang silaturahim dan ekspresi diri warga ibu kota.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Melayu Festival ke-9 yang mengusung tema 'Merengkuh Keadilan' dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74. Gubernur Anies menyampaikan musik melayu perlu mendapatkan dukungan agar selalu tumbuh dan berkembang mengikuti zaman.

“Musik Melayu adalah salah satu ekspresi musik tradisional yang membawa pesan-pesan yang amat kuat,'' ujar Anies di Balairung, Balaikota Jakarta, pada Selasa (13/8).

Gubernur mengatakan semua musik melayu selalu mengandalkan pada kekuatan syair yang selalu membawa pesan. Karena itu, ia berterima kasih sekali dapat kesempatan dari awal ikut terlibat dalam festival ini.

Sekarang festivalnya sudah yang ke-9 kali. ''Rasanya dulu pas awal-awal betul-betul meniti, merangkak, dan akhirnya sekarang bergulir menjadi sebuah kegiatan rutin,'' katanya.

Gubernur Anies meyakini Jakarta Melayu Festival akan menjadi ajang silaturahim, ajang ekspresi diri, kesempatan untuk bergembira bersama masyarakat Jakarta. Apalagi, ia menyatakan tema 'Jakarta Melayu Festival tahun 2019' mengusung tema keadilan. Temanya sesuai dengan makna kemerdekaan melawan kolonialisme (ketidakadilan).

Anies menilai merdeka memang bukan sekadar menggulung kolonialisme, tapi merdeka adalah menggelar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Di situ adalah semangat kemerdekaan. Semangat tersebut yang kemudian dijadikan sebagai tema festival tahun ini.

Ia berharap pesan keadilan tersebut akan bergaung. Dan, semoga peringatan kemerdekaan yang bersamaan dengan Jakarta Melayu Festival ini menjadi sebuah peringatan yang berkesan buat semuanya.

Festival ini diharapkan dapat menjadi sebuah ajang untuk mengajak pengunjung, khususnya generasi muda, ikut peduli dan melestarikan budaya yang menjadi cikal bakal musik Indonesia. Selain itu, festival ini juga sebagai ajang silaturahim antarkomunitas masyarakat Melayu di Jakarta dan sekitarnya.

'Jakarta Melayu Festival' (JMF) akan diselenggarakan di Mall Ancol Beach City (ABC) pada Sabtu, 17 Agustus 2019, mulai pukul 19.00 WB. Untuk menikmati pertunjukan ini, pengunjung tidak dikenakan biaya tambahan. Pengunjung cukup membeli tiket gerbang Taman Impian Jaya Ancol. 

Acara ini akan dimeriahkan oleh artis-artis melayu, seperti Alfin Habib dari D’ Academy, Maya (KDI), Irsya (D’Academy), Yofi (KDI), Yoda (idol), Glow Rossa, dan Karina Christy yang diiringi oleh Anwar Fauzi dkk Band. Selain itu, JMF ke-9 akan semakin semarak dengan penampilan bintang reggae Toni Q Rastafara.

Produser JMF Geisz Chalifah menyebutkan, di edisi kesembilan ini tema yang diusung yakni 'Merengkuh Keadilan'. Menurutnya, spirit dalam bernegara adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat. "Pesannya adalah ekspresi dari warga Jakarta kepada Gubernur DKI Anies Baswedan agar mengejawantahkan keadilan sosial bagi warganya sesuai dengan cita-cita konstitusi," jelasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA