Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Pemuda Unggul dalam Teknologi Digital Dibutuhkan

Rabu 14 Agu 2019 19:36 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pelatihan digital marketing di STMIK Nusa Mandiri, Depok, 13-14 Agustus 2019.

Pelatihan digital marketing di STMIK Nusa Mandiri, Depok, 13-14 Agustus 2019.

Foto: Istimewa
Peran teknologi informasi dan komunikasi sangat mempengaruhi kemajuan suatu bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Profesi dalam informasi dan teknologi (IT) sejatinya kerap berkutat dengan teknologi dalam sisi yang teknis. Karena itu pentingnya Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri, Depok, Jawa Barat menggelar pelatihan digital marketing.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, khususnya Deputi Peningkatan Kreativitas, dilangsungkan di Kampus STMIK Nusa Mandiri Jalan Margonda Raya Nomor 545, Pondok Cina, Depok, pada 13-14 Agustus 2019.

Pelatihan ini menjadi sangat penting karena akan mempelajari konsep, fungsi, segmentasi dari masing-masing sosial media seperti Facebook, Instagram, Linked In, Line, Blog dan sebagainya. Selain itu juga memberi pengetahuan tentang teknik-teknik SEO dasar dalam website dan fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan dalam marketing.

“Pelatihan singkat dua hari ini setidaknya dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada mahasiswa. Kami berharap akan muncul cikal bakal pemuda yang unggul dalam teknologi digital. Zaman telah menuntut kita untuk terus kreatif dan bemanfaat bagi orang banyak,” kata Asisten Deputi Kreativitas Pemuda Kemenpora Drs. Djunaedi dalam rilisnya, Rabu (14/8).

Djunaedi mengatakan, peran teknologi informasi dan komunikasi sangat berpengaruh bagi kemajuan suatu bangsa. Hampir semua pekerjaan dari pendidikan, perusahaan, hingga pemerintahan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi dikarekan zaman yang semakin canggih.

“Praktisnya pekerjaan yang berkaitan dengan teknoligi membuat pekerjaan cepat selesai yang dengan ide-ide teknologi,” ujar dia.

Menurutnya manusia itu dinilai dari kreativitasnya yang bermanfaat bagi orang banyak. Karena itu pemerintah berkewajiban mencetak tenaga-tenaga muda yang kreatif. Sesungguhnya pada diri seseorang terdapat atom. “Artinya semua orang punya potensi. Jadi bagaimana kita menggali potensi itu,” papar Djunaedi.

Narasumber lainnya dalam acara bertajuk: Pelatihan Digital Marketing- Digital marketing menggunakan teknik SEO (Search Engine Optimization) ini adalah Bimo Anggara dari CEO Dokter Web yang menyampaikan materi pelatihan SEO, CEO Harmony Production, Digital Commmunication PLAN dan Saharudin mengupas soal Content and Related.

Wakil Rektor bidang non-akademik kemahasiswaan STMIK Nusa Mandiri, Arif Hidayat berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat membaca peluang-peluang sesuai perkembangan zaman. Serta menambah pemahaman secara keseluruhan fungsi dari media sosial.

Dia juga berterima kasih kepada Kemenpora yang telah membantu terlaksananya giat kemahasiswaan ini. Arif Hidayat berharap kerja sama ini terus berlanjut ke bidang lainnya.

“Tanpa peran pemerintah, kegiatan ini terasa kurang berwarna. Karena itu saya harap kerja sama tidak hanya sampai disini, tapi terus pada event-event lainnya sehingga dapat melahirkan pemuda yang kreatif,” kata Arif Hidayat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA