Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Tiga Kejuaraan Perbakin Diikuti 21 Negara

Kamis 15 Aug 2019 01:01 WIB

Red: Agung Sasongko

Perbakin

Perbakin

Foto: ilustrasi
Hadirnya kejuaraan ini, Perbakin berharap semakin memicu antusiasme masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) menyatakan tiga kejuaraan internasional yang akan berlangsung pada Agustus ini untuk mencari potensi bibit-bibit muda potensial.   

"Kejuaraan Air Rifle dan Pistol Youth diikuti golongan 15-18 tahun. Tujuannya untuk mencari bibit-bibit atlet muda yang kira-kira bisa kita kembangkan untuk ke depannya. Kita juga menyeleksinya sangat ketat karena ini baru pertama kali dilaksanakan, tentunya banyak potensi yang tergali," ujar Ketua Harian PB Perbakin Siswanto dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu.   

Tiga kejuaraan yang akan dimaksud yakni South East Asia Youth Training Camp Air Rifle pada 15-22 Agustus, 1st Indonesia Shooting Championship Open Tournamen, dan 43 South East Asia Shooting Championship/SEASA pada 18-27 Agustus, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta.   

Kejuaraan itu akan diikuti sekitar 21 negara yang melibatkan hampir 400 atlet dan ofisial. Sebanyak 11 negara Asia Tenggara akan terlibat di kejuaraan SEASA dan 10 negara berpartisipasi dalam Indonesia Open.   

Menurut dia, kejuaraannya ini seharusnya berlangsung di Taiwan. Akan tetapi, Ketua Umum PB Perbakin Joni Supriyanto memperjuangkan agar kejuaraan tersebut bisa digelar di Indonesia.   

"Karena Ketum ini sangat semangat untuk memajukan Perbakin, semakin dikenal masyarakat Asia dan dunia, maka berusaha dengan kerja keras, intens, akhirnya kita diberikan kesempatan menggelar SEASA," kata dia.   

Hadirnya kejuaraan ini, Perbakin berharap semakin memicu antusiasme masyarakat maupun atlet dalam memajukan olahraga menembak dan juga sebagai pemacu diri agar bisa berbicara banyak di kejuaraan dunia.   

Di samping itu, olahraga menembak di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan seperti kurangnya pelatih lokal yang memiliki sertifikat internasional. Ke depan, pihaknya akan berupaya untuk mendatangkan pelatih asing, sehingga nantinya, kejayaan olahraga tembak bisa terwujud.   

"Kita disuruh Pak Ketum untuk mencari pelatih asing terbaik, dan kita sudah dapat. Satu untuk nomor Pistol, yakni berasal dari Bulgaria dan Air Rifle dari Iran. Semua ini yang puncaknya untuk SEA Games," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA