Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Hujan Turun di Bogor Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Jumat 16 Aug 2019 00:54 WIB

Rep: ayo bandung/ Red: ayo bandung

Hujan Turun di Bogor Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Turun di Bogor Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

BMKG memberikan penjelasan terkait fenomena hujan pada Kamis siang di Bogor.

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait fenomena hujan pada Kamis (15/8/2019) siang di Bogor. Di wilayah Indonesia saat ini diketahui berada dalam musim kemarau panjang.

"Fenomena ini karena ada faktor regional yang menyebabkan hujan. Biasanya adanya perlambatan angin di sekitar khatulistiwa yang menyebabkan arah atau belokan angin di sekitar Jawa Barat dan Banten," ujar Kepala Stasiun Meteorologi BMKG di Cisarua, Kabupaten Bogor, Asep Firman Ilahi, Kamis (15/8/2019).

AYO BACA : 300 Warga Bogor Arak Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter

Sehingga, kata dia, perlambatan angin di sekitaran khatulistiwa membuat potensi pertumbuhan awan hujan menjadi tinggi.

Maka, menurut Asep, hujan yang terjadi di sebagian wilayah Bogor ini bukan berarti tanda-tanda dari peralihan musim kemarau ke musim hujan. Ia memberikan indikator peralihan musim, yakni terjadinya hujan secara berturut-turut selama 10 hari atau satu dasarian.

AYO BACA : Program Bogor Antik Solusi Kurangi Sampah Plastik

"Hujan pertama di musim kemarau tidak berarti sudah memasuki musim hujan. Kriteria memasuki musim hujan menurut versi BMKG adalah ditandai dengan keadaan hujan berturut-turut selama satu dasarian, diikuti oleh dua dasarian berikutnya," ujar Asep.

Berdasarkan hasil prediksinya, musim hujan di wilayah Bogor baru akan terjadi pada akhir September. Kemudian musim hujan secara menyeluruh ketika memasuki dasarian pertama Oktober.

Hingga Kamis (15/7/2019) pukul 14.30 WIB, selain Kota Bogor, hujan juga mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Pamijahan, Ciampea, Tenjolaya, Dramaga, Ciomas, dan Rancabungur.

AYO BACA : Kejari Bogor Tolak Berkas Kasus Wanita Bawa Anjing ke Masjid

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA