Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Sandiaga Tanggapi Rencana Pemindahan Ibu Kota

Jumat 16 Aug 2019 13:30 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Andi Nur Aminah

Cawapres Pemilu 2019 Sandiaga Uno melambaikan tangan saat tiba di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Cawapres Pemilu 2019 Sandiaga Uno melambaikan tangan saat tiba di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Sandi menilai terkait rencana itu perlu dilihat detail baik biaya maupun dampaknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno merespons terkait rencana pemerintah memindahkan ibu kota ke Pulau Kalimantan. Sandi menilai terkait rencana tersebut perlu dilihat secara detail baik biaya maupun dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga

"Ya tentunya kita harus melihat secara detail rencana ini, berapa biaya dan dampak terhadap kesejahteraan, terhadap taraf hidup masyarakat, baik yang ada di Jawa yang terdampak langsung pemindahan ibu kota maupun di Kalimantan dan seluruh wilayah ibu kota," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta izin kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota ke Pulau Kalimantan. Hal itu disampaikan dalam penutupan Pidato Kenegaraan HUT RI-74 di Gedung MPR\DPR\DPD, Jakarta pada Jumat (16/8).

"Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridha Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi yang menggunakan baju adat Sasak itu.

Namun, pada kesempatan itu, Jokowi tidak menyebutkan secara spesifik provinsi atau kota mana yang akan dijadikan ibu kota baru tersebut. Ibu kota, kata dia, bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa. Dia mengatakan pemindahan ibu kota tersebut dilakukan demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi.

"Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," tutup Jokowi. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA