Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Mensos: Masyararakat Papua Harus Jadi Subjek Pembangunan

Senin 19 Aug 2019 18:25 WIB

Red: Andri Saubani

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bersiap mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/7/2019).

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bersiap mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin (15/7/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Kericuhan di Papua dan Papua Barat tidak harus berulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sudah saatnya masyarakat Papua menjadi subjek pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan sosial. Pernyataan Agus ini merespons kericuhan yang terjadi di Manokwari pada Senin (19/8).

Baca Juga

"Kita mendorong mereka bisa berperan sebagai subjek pembangunan," kata Mensos Agus Gumiwang di Jakarta, Senin.

Dalam konteks Kementerian Sosial bekerja agar terwujudnya kesejahteraan, namun bukan hanya tanggung jawab Kemensos, tetapi lintas kementerian termasuk seluruh masyarakat. Hal ini menurut Agus, agar gejolak dan kericuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat tidak terus berulang.

Terjadi kericuhan di Manokwari Papua Barat dan masyarakat di ibu kota Papua Barat tersebut turun ke jalan bersama mahasiswa membakar ban-ban di berbagai sudut kota maupun jalan-jalan protokol. Selain itu, mobilisasi massa juga terjadi di Jayapura, Papua.

Kericuhan tersebut dipicu bentrokan pada Kamis (15/8) antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua pada saat akan menyampaikan pendapat di Balai Kota Malang, Jawa Timur. Menurut Agus, pemerintah akan hadir untuk memberikan rehabilitasi sosial kepada masyarakat di Papua dan Papua Barat. Saat ini dinas sosial setempat sedang melakukan asesmen untuk mendata kerusakan maupun korban akibat ricuh tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA