Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Sejumlah Kepala Dinas Pemprov Kepri Diperiksa KPK

Selasa 20 Aug 2019 18:04 WIB

Red: Andri Saubani

[ilustrasi] Tersangka Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun berada di dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

[ilustrasi] Tersangka Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nonaktif Nurdin Basirun berada di dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Para kepala dinas diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Nurdin Basirun.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) nampak santai, usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (20/8). Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Nurdin Basirun, Gubernur Kepulauan Riau nonaktif, di Batam.

"Normal saja, enggak ada masalah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Burhanuddin menjawab pertanyaan awak pers yang bertubi-tubi, penuh dengan senyuman.

Menurut dia, pemeriksaan oleh KPK adalah hal yang biasa. Pertanyaan yang diajukan pun berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi jabatannya saja.

Ia pun menjawab tugas pokok fungsinya terkait tata kelola perdagangan dan industri. Tidak ada pertanyaan soal reklamasi, maupun jual beli jabatan.

"Tidak ada tanya soal itu, tidak ada kaitan ke saya. Mungkin ada persoalan lain," kata dia.

Yang penting, lanjut pria yang akrab disapa Boy itu, dia memberikan keterangan sejelas mungkin, demi kelancaran proses penyidikan KPK. "Jangan reka-reka jawaban, seperti biasa," kata dia.

Sama dengan Boy, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana pun nampak santai meninggalkan ruang pemeriksaan KPK. Bila pejabat-pejabat lain sebelumnya, menghindar dari wartawan, Tjetjep justru yang menyapa, saat menunggunya di depan mushala.

Ia mengatakan, penyidik KPK hanya menanyakan tugas pokok fungsi jabatannya saja, tidak ada hal lain. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemprov Kepri Misni juga penuh senyum saat dikerubungi awak media, sekeluarnya dari ruang penyidikan.

Namun, ia enggan menjawab pertanyaan wartawan, dan berjalan cepat menuju kendaraannya yang terparkir di luar kompleks Mapolresta Barelang. "Sebagai warga negara yang baik (saya memenuhi panggilan KPK)," kata Misni sambil tersenyum memasuki mobil.

Begitu pula Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Kepri Tagor Napitupulu. Ia menjawab semua pertanyaan wartawan dengan santai.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Sardison justru mengelak dari kejaran media. Ia nampak menutupi wajahnya dengan telepon seluler, dan tidak menjawab satu pun pertanyaan media.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA