Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Anggota Komisi I Minta Soal Papua Jangan Dianggap Sepele

Rabu 21 Aug 2019 20:10 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Ratna Puspita

Petugas kepolisian dan TNI melakukan penjagaan saat massa aksi menutup jalan di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019).

Petugas kepolisian dan TNI melakukan penjagaan saat massa aksi menutup jalan di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019).

Foto: Antara/Sevianto Pakiding
Jrry sepakat usulan investigasi dugaan persekusi mahasiswa Papua di Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI Jerry Sambuaga mengatakan rentetan kerusuhan di Papua dan Papua Barat harus dipandang sebagai hal serius. Ia meminta agar pemerintah melihat masalah ini secara menyeluruh. 

Baca Juga

"Kami sudah berkoordinasi dengan para penegak hukum dan juga kepada pemda untuk jangan hanya melihat ini sebagai kasus yang simpel saja, tetapi harus kita lihat secara komprehensif," ujar Jerry usai diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/8). 

Sebab, lanjutnya, kerusuhan bukan hanya melibatkan masyarakat yang tinggal di Papua dan Papua Barat. Warga dari kedua provinsi yang tinggal di daerah lain pun tentu akan terdampak.  

"Karena akan ada potensi bersinggungan dengan potensi SARA. Harus disikapi dengan bijaksana dan cooling down sehingga jangan sampai mengarah ke isu yang lebih sensitif," tegasnya.  

Jerry menambahkan, ia juga sepakat terhadap usulan investigasi soal dugaan persekusi mahasiswa Papua di Surabaya. Sebab, kejadian inilah yang membuat kerusuhan di Papua dan Papua Barat terjadi secara beriringan. 

"Ketika disebut ada hal-hal yang bersifat menganiaya, mendatangi paksa, dan dibilang melanggar, ya harus ditindaklanjuti secara hukum. Saya pikir itu bagus perlu dilakukan di tempat kejadian oleh aparat penegak hukum," kata dia.

Jerry pun mengungkapkan jika anggota Komisi I DPR RI sudah berencana berangkat ke Papua untuk berkoordinasi dengan pemangku kepentingan serta tokoh setempat. Akan tetapi, ia belum mengetahui siapa yang akan berangkat.  

"Yang pasti akan berangkat kalau tidak malam ini, ya besok untuk melihat langsung bagaimana situasinya di sana, " lanjutnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA