Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Benarkah Rusdi Mundur Terkait Nasdem? Ini Kata Cak Imin

Kamis 22 Aug 2019 11:37 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pendiri Lion Group - Rusdi Kirana

Pendiri Lion Group - Rusdi Kirana

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Rusdi Kirana memutuskan mundur dari PKB.

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA -- Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan sikap bos Lion Air Rusdi Kirana yang tidak aktif di partai tidak ada kaitannya dengan langkah politik putra Rusdi, Davine Kirana yang bergabung sebagai kader Partai Nasdem.

Menurut dia, Rusdi tidak aktif di partai sejak 2015 usai menjabat sebagai Dubes Indonesia untuk Malaysia. Adapun Davine bergabung di NasDem tahun 2018.

Baca Juga

"Sejak 2015 tidak aktif di partai, begitu dilantik menjadi Dubes tidak ada komunikasi kegiatan," kata Muhaimin di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Menurut dia, Rusdi Kirana sebenarnya sudah lama menyatakan kesibukannya menjadi Dubes Indonesia untuk Malaysia dan tinggal menunggu waktu resmi.

Dia menilai tidak mempermasalahkan langkah yang diambil Rusdi. Pasalnya, selama ini tidak ada masalah antara PKB dengan personal Rusdi. "Tidak berdampak bagi partai karena sudah sejak 2015 tidak aktif di partai," ujarnya.

Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana mengundurkan diri dari anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Surat pengunduran diri akan dibuat secepat mungkin dalam pekan ini,” ujar Sekretaris Pribadi Rusdi Kirana, Djadjuk Natsir, ketika dikonfirmasi terkait informasi pengunduran diri tersebut, di Kuala Lumpur, Rabu (21/8).

Djadjuk Natsir mengatakan surat pengunduran diri tersebut nanti akan disampaikan kepada Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau pengurus yang lainnya.

Menurut Djadjuk, alasan pengunduran diri Rusdi Kirana karena kesibukan sehari-harinya yang semakin meningkat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA