Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Pemprov Jabar Tahun Ini Targetkan 600 Desa Dipasang Wifi

Kamis 22 Aug 2019 21:24 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Desa yang dilengkapi jaringan internet. (ilustrasi)

Desa yang dilengkapi jaringan internet. (ilustrasi)

Foto: Kemendes PDTT
Saat ini Wifi sudah terpasang di 155 desa.

BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan tahun ini, 600 desa berkembang dan tertinggal bisa dipasang Wifi gratis. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskomfinfo) Jabar Setiaji, saat ini Wifi sudah terpasang di 155 desa.

Baca Juga

Setiaji mengatakan, Pemprov Jabar pun ini sedang melakukan evaluasi mengenai pemasangan Wifi gratis tersebut oleh Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti). "Berkaitan dengan 600 Wifi, kemarin kita memang sudah pasang 155. Saat ini sedang dilakukan evaluasi," ujar Setiaji usai acara Jabar Punya Informasi (Japri), di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (22/8).

Setiaji menjelaskan, evaluasi tersebut menitikberatkan dari sisi pemakaian dan efek dari jaringan internet di masyarakat. Pemprov Jabar berharap, kedepan bisa menjadikan masyarakat lebih produktif, salah satunya dari sektor ekonomi.

"Di sisi lain kami juga akan berdiskusi, yang desa sisanya belum terpasang apakah mau dengan model yang lama atau yang baru," katanya.

Menurutnya, ada dua metode yang akan didiskusikan yaitu memperbesar kapasitas banwidth juga melalui metode pemberdayaan. Hal ini agar manfaat dari pemasangan wifi gratis di sejumlah desa tersebut lebih terasa oleh masyarkat.

"Saat ini kan kita pasang kapasitasnya hanya dua mega, coverage-nya juga enggak banyak. Dipakai oleh lima orang saja sudah kesulitan," katanya.

Rencananya, kata dia, diskusi tersebut akan dilakukan pada salah satu desa di Kabupaten Tasikmalaya, pekan depan. Karena, lokasi tersebut telah mengaplikasikan metode pembedayaan melalui Badan Usaha Milik Antar Desa (Bumades) yang berbentuk konsorium. 

Dengan model Bumades ini, dia mengatakan, dapat memaksimalkan percepatan desa. Jadi, setelah diterapkan di satu desa  berkembang akan menjadi enam desa dan akan diaplikasikan pada seluruh desa di Kabupaten Tasikmalaya.

"Bakti hanya salurkan (jaringan wifi) di salah satu lokasi, kemudian masyarkat akan men-share ke berbagai desa. Kita diskusi Minggu depan dengan Bakti langsung di lokasi," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya melakukan pertemuan dengan Diskominfo pada 27 kota Kabupaten di Jabar untuk mengupayakan metode baru tersebut. Upaya tersebut agar pihaknya tidak sekadar berupaya melalukan pemasangan wifi gratis di sejumlah desa, namun harus dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. "Menkominfo juga sudah punya satelit baru kapasitasnya bisa menjadi besar," katanya.

Saat ditanya tentang kendala, Setiaji mengatakan, memang tidak semua desa dapat dipasag fiber optik untuk menyalurkan jaringan wifi ke masyarkat. Namun, dia tambahkan, Bakti telah berkomitmen menginstalasi VSAT (Very Small Aperture Terminal) untuk menerima dan mengirim data ke satelit. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA