Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Ativitas Masyarakat di Fakfak Kembali Normal

Kamis 22 Aug 2019 23:12 WIB

Rep: Umi Soliha/ Red: Andi Nur Aminah

Unjuk rasa yang terjadi di Fakfak, Papua Barat, mendorong KSOP Fakfak meningkatkan pengamanan pelabuhan, Rabu (21/8).

Unjuk rasa yang terjadi di Fakfak, Papua Barat, mendorong KSOP Fakfak meningkatkan pengamanan pelabuhan, Rabu (21/8).

Foto: Foto: Humas Ditjen Hubla
Warga telah melakukan aktivitas sejak siang hingga malam hari seperti biasanya.

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG -- Aktivitas masyarakat Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, kembali normal setelah aksi unjuk rasa menolak rasisme yang berujung ricuh pada 22 Agustus 2019. Pathar Salah seorang warga kabupaten Fakfak yang dihubungi Kamis malam, mengatakan bahwa aktivitas daerah tersebut sudah normal.

Dia menambahkan bahwa warga telah melakukan aktivitas sejak siang hingga malam hari seperti biasanya tanpa ada rasa takut. Kapolda Papua Barat, Herry Rudolf Nahak yang memberikan keterangan terpisah mengatakan bahwa situasi Kabupaten Fakfak telah kondusif dan aktivitas masyarakat telah normal.

Baca Juga

"Kemarin siang ada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua kelompok dengan pemahaman yang berbeda sehingga terjadi bentrok," katanya.

Dia mengatakan, akibat aksi unjuk rasa yang berujung bentrok tersebut, mengakibatkan pasar tradisional dan Kantor Dewan Adat Fakfak dibakar massa.

Malam sebelum aksi, kata Kapolda, pihaknya telah mendapat informasi akan ada pembakaran pasar tradisional Kabupaten Fakfak sehingga dilakukan penjagaan. "Esoknya aksi unjuk rasa dilakukan dan Pasar Tambruni yang merupakan satu-satunya pasar tradisional di daerah tersebut dibakar massa," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa guna mengantisipasi aksi lanjutan dan menjaga keamanan kabupaten Fakfak, Polda Papua Barat telah mengirimkan satu SST Brimob ke daerah tersebut dan situasi aman terkendali.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA